Banyak Manfaat, Kemenperin Pacu Pengembangan Inovasi AMMDes

Kompas.com - 14/08/2020, 09:02 WIB
AMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019. Kompas.com/DonnyAMMDes Builder, mini mixer truck pemenang AMMDes Digimodz di IMX 2019.
Penulis Stanly Ravel
|

Peran AMMDes juga berlanjut dalam membantu korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu yang ditransformasi menjadi kendaraan penjernih air. AMMDes mampu melayani kebutuhan air bersih untuk 9.000 orang dan menjual air dalam galon untuk 1.850 kepala keluarga.

Ambulans Mark IV

Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto menyampaikan, proses produksi AMMDes KMWI melibatkan 63 vendor lokal yang 50 persen merupakan Industri Kecil Menengah (IKM). Selain itu, sebanyak 70 persen komponen dipenuhi secara lokal.

Reiza menjelaskan AMMDes yang digunakan sebagai ambulans sangat cocok lantaran memiliki keunggulan menjangkau wilayah pedesaan terpencil yang sulit dijangkau oleh kendaraan konvensional, seperti ambulans yang dimiliki puskesmas.

"AMMDes memiliki daya jelajah yang tinggi di berbagai medan serta dimensi yang kompak dan bobot ringan. Dengan satu liter solar, AMMDes ini mampu menempuh jarak 20 km dengan kondisi jalan yang mixed," kata Rieza.

AMMDes Ambulance FeederKemenperin AMMDes Ambulance Feeder

KMWI juga saat ini sudah memproduksi ambulance feeder Mark IV dengan berbagai fasilitas medis dan teknis yang lebih lengkap, seperti tabung oksigen, boks bayi, sirene, winch, dan lainnya. KMWI juga melakukan pelatihan operator AMMDes serta pelatihan medis untuk mendukung pemanfaatannya di lapangan.

"Ambulance feeder Mark IV ini merupakan hasil penyempurnaan dari tahapan monitoring, evaluation, learning, and adaptable (MELA) yang melibatkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan serta spesialis anak," ujar Rieza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.