Kompas.com - 10/08/2020, 17:21 WIB
Bus baru Persita Tangerang berjenis Mercedes Benz OH 1526 produksi 2019 tipe karoseri Avante H7 dengan 40 tempat duduk yang langsung didatangkan dari Malang, Jawa Timur. Dokumentasi PribadiBus baru Persita Tangerang berjenis Mercedes Benz OH 1526 produksi 2019 tipe karoseri Avante H7 dengan 40 tempat duduk yang langsung didatangkan dari Malang, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini beberapa perusahaan otobus (PO) sudah mulai beroperasi dengan melakukan protokol kesehatan. PO bus pariwisata juga terlihat membuat inovasi agar bisa mendapatkan penghasilan di tengah pandemi.

Kembali beroperasinya sektor transportasi apakah turut berpengaruh pada pesanan bus baru di karoseri? Mengingat pada bulan April sampai Juni, tidak ada PO yang memesan maupun mengambil unit yang sudah jadi di karoseri.

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, pesanan bus baru masih belum banyak saat ini, paling hanya dari pemerintahan.

Baca juga: Rumors Generasi Baru Honda PCX Siap Meluncur di Indonesia

Uji guling Karoseri Laksanabus-truck.id Uji guling Karoseri Laksana

“Saat ini masih belum banyak pesanan baru,” kata Werry kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu juga yang dikatakan oleh Sales Staff karoseri Tentrem, Dimas Raditya. Dimas mengatakan kalau belum ada sasis yang masuk ke karoseri untuk membuat bodi baru.

“Belum ada sasis yang masuk, ada yang pesan bodi baru, tapi enggak banyak. Malah kebanyakan dari pemerintahan, untuk swastanya sedikit,” kata Dimas kepada Kompas.com.

Baca juga: Menelisik Ubahan KTM RC16 Hingga Bisa Melesat di GP Ceko

Masa pandemi ini juga sempat menghambat pengambilan unit baru di karoseri. Sehingga bus yang sudah selesai dibangun disimpan di gudang dan jadi menumpuk. Namun sekarang, beberapa PO sudah mulai mengambil unitnya.

“Kondisi di gudang ada, tapi enggak banyak juga. Sudah lumayan berkurang, ada pergerakan bus keluar dari karoseri walaupun tidak banyak,” kata Dimas.

Begitu juga yang terjadi di karoseri Laksana, PO bus yang sempat menunda penyelesaian bus, perlahan mulai kembali bergerak. Jadi bus segera diselesaikan dan perlahan yang sudah beres mulai diambil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X