Mitos atau Fakta, Naik Motor Tanpa Jaket Berisiko Kena Paru-paru Basah?

Kompas.com - 10/08/2020, 13:22 WIB
Ilustrasi Berkendara Sepeda Motor di Musim Hujan ShutterstockIlustrasi Berkendara Sepeda Motor di Musim Hujan
Penulis Ari Purnomo
|

"Padahal, saat menghirup udara terdapat berbagai kuman atau partikel jahat yang ikut terbawa ke dalam paru-paru. Maka itu, udara dan partikel jahat itu harus dikeluarkan, yakni ketika menghembuskan nafas," ucap Agus.

Menurut dia, saat riding bagian dada membutuhkan perlindungan. Seperti menggunakan jaket atau rompi pelindung selama berkendara. Oleh sebab itu, aktivitas bernafas tetap berjalan normal selama berkendara.

"Kalau dikatakan korelasi langsung dengan penyakit paru-paru basah, ya tidak ada. Tapi tanpa menggunakan jaket ini meningkatkan risiko. Misalnya ada kuman masuk, tapi kemampuan bernafasnya terhambat, kumannya mengendap,” katanya.

Baca juga: 10 Mobil Bekas Asal Eropa dan AS Harga Rp 50 Jutaan

Oleh karena itu, masih kata Agus, korelasinya tidak langsung (dirasakan) tapi bersifat akumulatif.

Agus juga menjelaskan, bahwa paru-paru basah sendiri merupakan istilah dari salah satu jenis penyakit pada paru-paru. Penyakit lain yang juga bisa timbul adalah tuberculosis ( TBC).

"Penyakit paru-paru basah kan pemahaman orang awam saja. Tapi secara terminologi, maksudnya adalah peradangan di bagian paru-paru karena kuman," tutur Agus.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X