Awas Jambret, Begini Cara Aman Bawa Tas Saat Naik Motor

Kompas.com - 07/08/2020, 18:41 WIB
Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELSejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tempat penyimpanan di motor biasanya cukup terbatas. Jika bagasi tidak memadai, pengendara bisa membawa tas untuk menambah tempat penyimpanan saat dalam perjalanan.

Jika membawa tas sambil naik motor, pengendara sebaiknya selalu waspada. Karena membawa tas bisa berpotensi menarik perhatian jambret atau menyebabkan kecelakaan karena mengganggu konsentrasi saat berkendara.

Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani mengatakan, menyimpan dan model tas yang digunakan perlu untuk diperhatikan demi keamanan dan keselamatan saat berkendara.

Baca juga: Begini Spek Teknis dan Fitur Toyota Corolla Cross di Indonesia

Pengendara motor masuk ke jalan MH Thamrin Kamis (11/1/2017). Pembatalan pergub pembatasan sepeda motor membuat kedua ruas jalan kembali dilewati roda dua.Kompas.com/Setyo Adi Pengendara motor masuk ke jalan MH Thamrin Kamis (11/1/2017). Pembatalan pergub pembatasan sepeda motor membuat kedua ruas jalan kembali dilewati roda dua.

“Sebaiknya tas jangan disangkut ke gantungan yang ada di tengah dek. Penyimpanan tas seperti itu yang biasanya rawan perampasan atau pencurian,” ucap Agus kepada Kompas.com, belum lama ini.

Agus mengatakan, tas model ransel atau backpack lebih aman dan nyaman saat dipakai berkendara. Modelnya yang menempel ke badan tidak menggangu konsentrasi pengendara. Berbeda dengan model selempang yang talinya bisa kendur saat dikenakan.

Pengendara jadi terganggu dengan memperbaiki posisi tali yang kadang turun saat berkendara. Tentunya hal ini yang mengurangi konsentrasi saat berkendara. Ingat juga dimensi dan beban yang dibawa pada tas.

Baca juga: Motor Rossi yang Mogok Terungkap Cacat Produksi

“Kemudian ukuran tas jangan terlalu besar dan pastikan tidak ada tali-tali yang bisa membahayakan pengendara saat di jalan. Beban yang dibawa di tas juga jangan terlalu berat karena akan membuat pengendara lelah,” kata Agus.

Jika memakai tas yang kecil, bisa disimpan di bagasi agar tidak mengganggu konsentrasi. Untuk mengurangi potensi pencurian, tas bisa ditambah dengan penutup atau cover agar ritsleting tidak terbuka saat naik motor.

“Intinya, selama menggunakan tas tersebut masih dirasa nyaman dan aman, serta tidak mengganggu konsentrasi dan manuver pengendara, bisa tetap dipakai tasnya,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X