Pemerintah Sedang Kaji Bus dengan Konfigurasi Kursi 1-1-1

Kompas.com - 23/07/2020, 17:01 WIB
Bus dengan tiga banjar kursi Karoseri LaksanaBus dengan tiga banjar kursi

JAKARTA, KOMPAS.com – Semenjak awal Juli, kapasitas penumpang pada bus sudah dilonggarkan. Awalnya yang hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas, sekarang boleh sampai 70 persen dari jumlah kursi di kabin.

Pembatasan penumpang ini dilakukan agar adanya jarak atau menerapkan physical distancing setiap orang yang ada di kabin. Sehingga bisa mengurangi penyebaran virus Covid-19 saat naik kendaraan umum.

Kemudian, masih di bulan Juli, tiga karoseri di Indonesia, yaitu Laksana, Tentrem, dan Adi Putro membuat konsep kabin social distancing. Ubahan yang ada di kabin yaitu konfigurasi kursi yang menjadi 1-1-1.

Baca juga: Begini Posisi Gigi Mobil Transmisi Matik Saat di Jalan Menanjak

Interior bus social distancinginstagram/karoseritentrem Interior bus social distancing

Memiliki konfigurasi kursi di sisi kanan, tengah dan kiri ini membuat jarak antar penumpang semakin besar, mengikuti protokol social distancing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian dari jumlah kapasitas kursinya juga berkurang, semula bisa muat sampai 40 bangku, sekarang sekitar 20 sampai 30 bangku saja.

Sudah menerapkan jaga jarak di kabin, kemudian jumlah kursinya juga sedikit, apakah bisa bus dengan konsep social distancing ini diisi kapasitas penuh?

Dirjen Perhubungan Darat Kemeterian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, untuk model bus dengan kabin jaga jarak, masih dikaji terkait berapa kapasitas penumpang yang diperbolehkan.

Baca juga: Marc Marquez Absen di GP Andalusia, Honda Fokus ke Alex Marquez

“Untuk bus dengan konfigurasi kursi 1-1-1, sedang dikaji dulu bersama dengan KNKT,” kata Budi kepada Kompas.com, Kamis (23/7/2020).

Budi menjelaskan, bukan hanya persoalan physical distancing pada kabin, tetapi harus juga memenuhi standar keselamatannya. Jadi untuk kapasitas bus social distancing, masih didiskusikan secara internal dari Kemenhub.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.