Ban Motor Ganti yang Lebih Lebar, Ada Konsekuensinya

Kompas.com - 17/07/2020, 11:02 WIB
Mengganti ban sepeda motor hendaknya diikuti penggantian pelek agar seimbang. KompasOtomotif-donny aprilianandaMengganti ban sepeda motor hendaknya diikuti penggantian pelek agar seimbang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengganti ban motor dengan yang lebih lebar memang bisa meningkatkan penampilan dari kendaraan tersebut. Motor jadi terlihat lebih gagah daripada tampilan awalnya yang standar.

Karena ban yang lebih lebar, timbul pertanyaan, apakah cengkraman ban ke aspal akan lebih baik dibanding standar?

Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk., Produsen IRC Tire, Dodiyanto mengatakan, semakin lebar ban, tidak berpengaruh pada tingkat cengkraman ke aspal.

Baca juga: Ford Bekas Tahun Muda Cuma Rp 100 Jutaan

Penggantian ban motor sport dengan ukuran lebar harus diikuti dengan pelek dan lengan ayun.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Penggantian ban motor sport dengan ukuran lebar harus diikuti dengan pelek dan lengan ayun.

“Kalau cengkraman ban ke jalan itu tergantung dari komponnya juga. Jadi kalau pakai yang lebih lebar membuat kontak area ban ke jalan lebih lebar sehingga terasa lebih stabil,” kata Dodiyanto kepada Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

Namun dengan mengganti ukuran ban lebih lebar, ada konsekuensi yang harus diterima pengendara. Efek yang dirasakan yaitu pada akselerasi dan konsumsi bahan bakar.

Trainer Yamaha Riding Academy On Road & Off Road, Setyo Suyarko mengatakan, menaikkan profil ban bisa mengurangi kelincahan motor dan performa motor akan terasa menurun.

Baca juga: Chevrolet dan Datsun Masih Diskon Puluhan Juta Rupiah, Stok Terbatas

“Motor akan terasa berat ketika dibawa bermanuver dan berakselerasi. Hal itu dikarenakan ukuran ban yang semakin besar menjadi lebih berat,” kata Setyo kepada Kompas.com.

Oleh karena itu, Dodiyanto menyarankan, kalau mau ganti yang lebih lebar, cukup satu tingkat di atasnya. Selain itu jika hanya naik satu tingkat, masih dalam batas aman, tidak perlu ganti part yang lain.

“Kalau ganti lebih dari satu tingkat, cek lengan ayun, mentok suspensi, rumah rem, disc brake dan lain-lain,” ucap Dodiyanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X