Pandemi Tingkatkan Permintaan MPV di Pasar Mobil Bekas

Kompas.com - 08/07/2020, 07:02 WIB
Ilustrasi mobil bekas di segmen Low MPV Kompas.com/Setyo AdiIlustrasi mobil bekas di segmen Low MPV

JAKARTA, KOMPAS.com – Seperti halnya penjualan mobil baru, pasar mobil bekas bisa dibilang tiarap selama pandemi Covid-19. Apalagi beberapa sentra penjualan, baik itu yang berada di mal ataupun yang memiliki lokasi sendiri, harus tutup saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, sejak April hingga awal Juni penjualan mobil bekas hanya tersisa 5-10 persen dari kondisi normal.

Menurutnya, sebelum pandemi penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua bisa mencapai 2.300 unit sampai 2.400 unit per bulan.

Baca juga: Akal-akalan Pedagang Motor Bekas Bikin Halus Suara Mesin

 

Deretan mobil bekas yang dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan mobil bekas yang dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018).

“Pokoknya sebelum 15 Juni, sebelum PSBB dibuka, kita tangis bombay. Karena memang bursa mobil bekas ditutup semua,” ucap Herjanto, kepada Kompas.com (7/7/2020).

Namun, kondisi mulai berubah saat PSBB transisi berlaku pada 15 Juni 2020. Aktivitas bisnis dan perkantoran telah aktif kembali. Begitu juga dengan mobilitas warga yang ingin ke luar daerah agak diperlonggar.

Saat itu, kendaraan pribadi jadi satu-satunya alat transportasi yang bisa diandalkan untuk berpergian keluar Jakarta.

Baca juga: Dimensi Lebih Besar dan Mesin Baru, Begini Wujud Honda HR-V 2021

 

Ilustrasi sewa Toyota Avanzajejakpiknik.com Ilustrasi sewa Toyota Avanza

Pasalnya mereka yang ingin menggunakan kereta api atau pesawat harus menyertakan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang tidak mudah pengurusannya.

Hal inilah yang membuat permintaan mobil bekas perlahan meningkat. Herjanto mengatakan, segmen yang mengalami peningkatan signifikan adalah segmen mobil tujuh penumpang atau MPV.

“Di WTC sejak 15 Juni, mobil yang laku MPV 7-seater. Mobil sejuta umat naik daun lagi. Dengan adanya PSBB transisi, orang lebih aman naik mobil pribadi dibandingkan kendaraan umum” ujar Herjanto.

“Khususnya untuk perjalanan jarak dekat. Misalnya Jakarta-Surabaya, saat ini banyak orang yang pilih nekat bawa sendiri, ketimbang pakai transportasi umum kan masih susah, makanya MPV dicari lagi,” katanya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X