Cegah Tikus Bolak-balik Masuk Ruang Mesin Mobil

Kompas.com - 07/07/2020, 11:22 WIB
Posisi air intake di ruang mesin menentukan batas aman mobil saat menerjang banjir WikipediaPosisi air intake di ruang mesin menentukan batas aman mobil saat menerjang banjir

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan tikus di ruang mesin mobil sulit dicegah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Salah satu cara mencegahnya adalah menjaga kebersihan ruang mesin mobil.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, tikus selalu meninggalkan bekas di tempat yang pernah dia datangi. Seperti kotoran, sampah maupun jejak kakinya. Kondisi ini bisa mengundang datangnya tikus lainnya ke tempat tersebut.

Baca juga: Cegah Tikus Masuk Ruang Mesin Mobil Pakai Bahan-bahan Sederhana

"Bersihkan jejak-jejak tikus di tempat yang pernah didatangi. Seperti jejak kakinya, kotorannya, sampah yang di bawa bahkan juga baunya,” ujar Didi, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Kondisi kabel mobil yang putus karena digigit tikus. Kejadian ini sering terjadi lantaran tikus menjadikan ruang mesin mobil sebagai sarangnya.Ari Purnomo Kondisi kabel mobil yang putus karena digigit tikus. Kejadian ini sering terjadi lantaran tikus menjadikan ruang mesin mobil sebagai sarangnya.

Jika bau atau sisa dari tikus masih ada di dalam ruang mesin atau bagian mobil yang lain, menurut Didi, akan bisa mengundang datangnya tikus yang lain. Sehingga, akan kembali menggunakan tempat tersebut sebagai sarangnya.

Namun, membersihkan ruang mesin tidak bisa asal dilakukan. Sebab, jika tidak berhati-hati, akibatnya bakal fatal, mobil bisa mogok atau bahkan terbakar karena terjadi korsleting listrik. Butuh keahlian khusus dalam membersihkan ruang mesin.

Ario Hadi, Operation Manager Autospa Bekasi, mengatakan, pembersihan ruang mesin sebisa mungkin jangan menggunakan air. Cukup dilap saja atau menggunakan kemoceng dan sikat gigi untuk bagian yang kecil.

Baca juga: Waspada Ruang Mesin Mobil Jadi Sarang Tikus karena WFH

"Jika sulit, gunakan cairan pembersih khusus. Namun, jangan paksakan untuk masuk ke bagian-bagian yang sekiranya sulit diraih," kata Ario.

Ario menambahkan, pastikan bagian-bagian kelistrikan, seperti ECU, alternator, aki, dan soket-soket kelistrikan lainnya tertutup rapat sebelum, selama, dan setelah dilakukan pembersihan. Tujuannya agar debu dan cairan tidak masuk dan mengganggu kinerja kelistrikan mobil.

"Jika harus membersihkan kolong mesin, pastikan bagian kelistrikan tadi sudah dalam kondisi tertutup rapat. Gunakan air bertekanan rendah dalam waktu yang sebentar, kira-kira kurang dari dua menit. Jika terlalu lama, dikhawatirkan akan membuat beberapa komponen rusak atau meninggalkan jamur," ujar Ario.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X