Motor Masih Nyicil Hilang Dicuri Maling, Apa yang Harus Dilakukan?

Kompas.com - 05/07/2020, 07:25 WIB
Dua pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera CCTV saat beraksi di Masjid Al-Ikhlas Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/10/2019) InstagramDua pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera CCTV saat beraksi di Masjid Al-Ikhlas Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejahatan pencurian kendaraan bermotor ( curanmor) yang semakin marak terjadi bisa menimpa siapa saja. Tidak terkecuali bagi mereka yang status kendaraannya masih nyicil alias kredit.

Saat dihadapkan dengan masalah tersebut, sebaiknya jangan panik dan sikapi dengan kepala dingin.

Marketing Specialist PT Asuransi Raksa Pratikara, Fenny Aridaningsih, mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemilik kendaraan wajib menginformasikan kehilangan motor ke pihak leasing.

Baca juga: Kondisi Ojol di Tengah Pandemi dan Larangan Bawa Penumpang

Laporan pertama ke leasing ini nantinya akan memudahkan dan mempercepat proses klaim asuransi.

“Sebab motor yang dibeli secara kredit otomatis mendapat asuransi Total Lost Only (TLO). Sebagai gantinya konsumen akan mendapat ganti rugi berupa dana senilai harga jual motor,” ujar Fenny saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/7/2020).

Lembar Pajak STNKKOMPAS.com/ACHMAD FAUZI Lembar Pajak STNK

Lengkapi juga lapiran dengan salinan identitas pribadi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), maupun kunci motor.

Fenny melanjutkan, tahapan selanjutnya adalah pemilik kendaraan membawa surat pengantar dari leasing yang menyatakan kehilangan akibat pencurian kepada pihak kepolisian. Nantinya, pihak kepolisian akan menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL).

Baca juga: Ingat Lagi Bahaya Anak Kecil Duduk di Jok Depan

Setelah urusan dokumen selesai, pemilik kendaraan baru bisa melanjutkan proses klaim di leasing.

“Jika memang dari hasil analisi kejadiannya liable atau sesuai tanpa melanggar perjanjian, maka pihak asuransi akan membayarkan uang senilai ganti rugi kehilangan motor itu (sesuai harga pasar nilai pergantiannya),” kata Fenny.

Fanny melanjutkan, uang tersebut nantinya akan ditransfer ke rekening leasing, karena kendaraan masih milik leasing (masih ada angsuran).

“Selanjutnya, nilai pergantian ke pemilik motor itu sudah menjadi urusan dengan leasing. Berapa nilai pergantiannya, karena pemilik motor dan pihak leasing lah yang tahu akan hal itu,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X