Eksplorasi Setelan Suspensi Motor, Biar Nyaman Berkendara di Jalan

Kompas.com - 03/07/2020, 10:42 WIB
Suspensi balap dan harian Ohlins untuk Yamaha R15. Agung KurniawanSuspensi balap dan harian Ohlins untuk Yamaha R15.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengendarai sepeda motor merupakan sarana transportasi utama bagi sebagian warga. Biaya yang ekonomis menjadi faktor utama motor belum bisa tergantikan moda transportasi umum yang ada di jalan

Intensitas mengendarai motor sehari-hari, maka kondisj perjalanan juga harus dibuat nyaman, salah satunya dengan memanfaatkan suspensi aftermarket.

Ketika mengganti suspensi motor dengan produk aftermarket, ada yang memberikan fitur setelan preload, rebound, dan compression.

Preload berfungsi untuk mengatur jarak main suspensi yang disesuaikan dengan berat rider dan boncengannya. Mengatur preload dilakukan agar suspensi tidak terlalu keras atau terlalu empuk yang menyebabkan mentok ke bagian bawah atau bottoming.

Lalu apa fungsi dari setelan rebound dan compression pada suspensi motor?

Baca juga: Masih Perlukah Kebiasaan Memanaskan Mesin pada Sepeda Motor Injeksi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suspensi belakang pakai Ohlins.KompasOtomotif-Donny Aprilianand Suspensi belakang pakai Ohlins.

Teknisi Ohlins Indonesia, Zulfaisal mengatakan, mengatur suspensi motor dimulai dari preload, kemudian setelan rebound dan compression bisa dikatakan bagaimana karakter dari suspensi tersebut.

Rebound mengatur keras (lambat) atau lembut (cepat) suspensi saat kembali ke atas. Sedangkan compression mengatur keras atau lembut suspensi saat turun ke bawah,” ucap Zulfaisal kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Zulfaisal mengatakan, menyetel rebound dan compression sangat berpengaruh pada penggunaan motor harian. Rebound bekerja pada saat jalan lurus dan keluar tikungan (saat buka gas). Compression bekerja saat mau masuk tikungan atau kena guncangan.

Baca juga: Mobil Pribadi Boleh Bawa Penumpang Penuh, tetapi Ada Syaratnya

“Rebound dan compression mengatur suspensi saat motor akselerasi dan terkena guncangan. Semua kondisi jalan diredam oleh rebound dan compression,” kata Zulfaisal.

Setelah mengatur preload suspensi, akan ditemukan jarak main suspensi yang nyaman. Kemudian bisa rider bisa mengatur rebound dan compression disesuaikan dengan karakter yang diinginkan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.