Kompas.com - 24/06/2020, 10:02 WIB
Mengenali gejala kampas rem menipis www.team-bhp.comMengenali gejala kampas rem menipis

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengereman merupakan komponen penting pada kendaraan, fungsinya untuk memperlambat perputaran roda. Sebagai pemilik kendaraan, wajib tahu gelagat kapan kampas rem ini sudah minta jajan atau diganti.

Sistem pengereman umumnya terdiri dari kampas dan cakram atau tromol.

Kampas yang bergesekan dengan cakram atau tromol berfungsi untuk mengurangi laju kendaraan. Karena sering bergesekan, tentunya kampas akan menipis dan sebaiknya segera diganti. Lalu bagaimana ciri kampas mobil yang sudah menipis?

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi mengatakan, kampas rem mobil yang mulai menipis bisa dirasakan pengemudi ketika berkendara.

Baca juga: Ini Merek Mobil Bekas yang Kurang Diminati Konsumen

Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.STANLY RAVEL-KOMPAS.com Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.

“Ciri kampas rem yang tipis adalah saat kita menginjak rem, maka jarak menekan pedalnya semakin panjang atau dalam,” ucap Supriyadi kepada Kompas.com, Selasa (23/6/2020).

Pengemudi juga butuh beradaptasi dengan semakin dalam menginjak pedal rem. Jika dirasa rem baru pakem ketika diinjak lebih dalam, berarti kampas rem sudah minta diganti yang baru. Selain itu, ciri lain yaitu dari suara.

“Selain menginjak pedal rem yang lebih dalam, muncul juga bunyi kalau sudah sangat tipis. Bunyinya seperti suara srek-srek ketika rem diinjak,” kata Supriyadi.

Baca juga: Agar Tak Kena Pajak Progresif, Begini Cara Blokir STNK

Kalau mau dilihat secara visual, bisa dibuka kampas remnya. Kemudian diperiksa, kampas yang sudah menipis, ketebalannya sudah menyentuh batas minimal.

Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat, Sapta Agung Nugraha menyarankan, jangan biarkan kampas rem yang sudah tipis untuk terus dipakai. Efek utamanya yaitu bisa menyebabkan cakram rem menjadi bergelombang.

“Jika piringan cakram bergelombang, maka ketika pedal rem diinjak, pengemudi akan merasakan getaran,” ucap Sapta kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.