Jurus Menghemat Konsumsi BBM Mobil di Masa Pandemi

Kompas.com - 19/06/2020, 19:42 WIB
Ilustrasi berkendara. ThinkstockIlustrasi berkendara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di masa pandemi Covid-19 atau virus corona, roda perekonomian menjadi tersendat. Untuk itu, ada baiknya berhemat dalam hal apa pun. Termasuk dalam hal konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Mobil yang konsumsi BBM-nya boros, dapat membuat biaya operasional kendaraan atau ongkos transpor bertambah. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan pengemudi mobil untuk dapat berhemat.

Baca juga: Kabar BBM Premium Mau Dihapus, Ini Kata Pertamina

Nurrahman Adi Saputra, Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan, mengatakan, konsumsi BBM itu berpengaruh pada dua hal, yakni performa mesin dan cara pemakaian.

Misalnya, jika ada kerak berlebihan di mesin, dapat menyebabkan pembakaran menjadi tidak sempurna.

Speedometer SigraStanly/Otomania Speedometer Sigra

"Itu berefek pada power yang tak maksimal dihasilkan, sehingga mesin butuh lebih banyak BBM. Kemudian misalnya komponen pengapian, busisnya tidak berfungsi penuh, sehingga mendorong penggunaan bahan bakar lebih besar dan lainnya,” ujar Nurrahman, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Secara tidak langsung, melakukan perawatan berkala ke bengkel wajib hukumnya, dan jangan ditunda-tunda jika sudah waktunya.

Kemudian dari faktor berkendara juga ada beberapa kebiasaan yang dapat membuat konsumsi BBM mobil lebih irit.

Baca juga: Mengapa Kapasitas Tangki BBM Mobil Berbeda-beda?

Pertama, jangan terlalu lama memanaskan mesin kendaraan, cukup kurang lebih 1 menit. Lalu, untuk pemilik mobil bertransmisi manual, biasakan melakukan perpindahan gigi pada putaran 2.000 rpm hingga 3.000 rpm.

Hindari akselerasi dan pengereman mendadak, bila tidak diperlukan. Selain itu, gunakanlah tekanan angin pada ban kendaraan sesuai spesifikasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X