Kompas.com - 13/06/2020, 12:22 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

Hal ini disebabkan karena saat elektrik starter terus dipencet otomatis motor starter akan bekerja lebih keras dalam waktu yang lama.

Kondisi ini tentunya membuat motor starter menjadi panas dan bisa berpotensi menyebabkan kerusakan.

"Kalau motor tidak bisa langsung hidup, sebaiknya kembali diulangi lagi dengan memutar kunci on dan mencobanya menghidupkan mesin," ucapnya.

Dengan cara ini, maka menghidupkan motor injeksi yang sempat kehabisan bensin bisa lebih aman dan terhindar dari terjadinya kerusakan pada komponennya.

Pemilik bengkel spesialis matik Naranata Motor Joko Purnomo mengatakan, saat motor injeksi kehabisan bahan bakar akan ada udara yang masuk.

Maka udara tersebut harus dikeluarkan terlebih dahulu agar mesin bisa kembali menyala.

Baca juga: Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Wilayah Jawa Timur

"Saat motor injeksi kehabisan bensin udara akan masuk ke injektor, maka udara harus dikeluarkan terlebih dahulu. Caranya dengan memutar kunci kontak on-off sebanyak lima kali," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.