Sudah Boleh Beroperasi, Penumpang Bus AKAP Masih Minim

Kompas.com - 12/06/2020, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyebaran virus corona memang masih berlangsung, namun sektor transportasi kembali dibuka. Contohnya seperti bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang kembali beroperasi dengan protokol kesehatan.

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 41 Tahun 2020, melalui SE Nomor 11 Tahun 2020, bus AKAP bisa megangkut 70 persen dari kapasitas kursi jika berasal dan tujuan zona oranye, kuning, atau hijau.

Setelah kembali beroperasi, penumpang dengan tujuan Jakarta lebih banyak dari pada dari Jakarta ke daerah. Seperti yang dikatakan Anthony Steven Hambali, Pemilik PO Sumber Alam.

Baca juga: Fortuner 2020 Meluncur di Thailand, Kapan Diproduksi di Indonesia?

situasi terminal bus akaptribunnews.com situasi terminal bus akap

Penumpang lebih banyak dari istilahnya dari Timur ke Barat, atau dari Yogyakarta ke Jakarta. Entah memang kembali bekerja atau ingin mencari pekerjaan,” ucap Anthony kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Jika dibandingkan dengan keadaan sebelum penyebaran virus corona, memang tidak begitu ada penambahan penumpang. Namun, jika dibandingkan dengan masa larangan mudik, saat ini sudah lebih baik.

“Kalau sebelum wabah sehari bisa 20 bus yang berangkat, sekarang bisa empat bus yang jalan, mending daripada kemarin yang cuma boleh satu bus yang beroperasi,” kata Anthony.

Baca juga: Aturan Tidak Sinkron, Pengusaha Bus Bilang Percuma Ada Kelonggaran

Begitu juga yang dikatakan Direktur Operasional PO Maju Lancar, Adi Prasetyo atau biasa disapa Didit. Didit berharap kalau jumlah penumpang dari arah Jakarta ke daerah lain di timur bisa lebih banyak agar tidak merugi.

“Harapan kami dengan okupansi yang hanya 50 persen, dari sini diisi 15 orang dan saat kembali dari Jakarta diisi 15 orang lagi. Namun penumpang dari Jakarta ke Wonosari, penumpang masih sedikit,” kata Didit kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.