Sepanjang Mei 2020 Toyota Hanya Jual 6.727 Unit Mobil

Kompas.com - 10/06/2020, 11:11 WIB
Auto2000 Balikpapan Sudirman sebagai salah satu diler penjualan Toyota di Kalimantan Timur Kompas.comAuto2000 Balikpapan Sudirman sebagai salah satu diler penjualan Toyota di Kalimantan Timur
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta yang telah berlangsung sejak 16 Maret sampai 4 Juni 2020, akhirnya telah dilonggarkan untuk beberapa sektor bisnis.

Meski begitu selama hampir empat bulan, PSBB telah memberikan dampak negatif terhadap kinerja penjualan mobil. Salah satunya seperti yang dialami PT Toyota Astra Motor (TAM).

Retail sales pada Mei 2020 mencapai 6.727 unit,” ujar Anton Jimmy Suwandi, Direktur Pemasaran PT TAM, kepada Kompas.com (10/6/2020).

Baca juga: Minat MPV Murah di Bawah Rp 200 Juta, Ini Daftarnya

Suasana booth Toyota di IIMS 2017.TAM Suasana booth Toyota di IIMS 2017.

Penjualan Toyota pada Mei juga lebih rendah dibandingkan April 2020, yang mampu menjual kendaraan hingga 8.443 unit, atau menurun sekitar 21 persen.

“Sementara wholesales 695 unit, karena stok di diler masih cukup untuk penjualan,” ucap Anton.

Anton juga mengatakan, masa PSBB transisi yang mulai berlangsung Juni ini diharapkan bisa meningkatkan kembali penjualan Toyota, yang mengalami tren penurunan dari awal tahun.

Baca juga: Harga Honda Vario Baru Tembus Rp 24 Jutaan, Berapa Harga Bekasnya?

 

Tes drive Toyota Agya TRD AT 2020Kompas.com Tes drive Toyota Agya TRD AT 2020

“Strategi pertamanya dengan membuka cabang-cabang yang kemarin tutup, tentu dengan protokol Covid-19,” katanya.

Untuk diketahui, Toyota memiliki 59 diler yang tersebar di Jabodetabek. Menurut Anton, jumlah itu berkontribusi hingga 30 persen dari penjualan nasional.

“Harapannya tentu market ada recovery dan kami bisa membantu konsumen yang membutuhkan mobil dan servis,” tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X