Waktu Ideal Memanaskan Mesin Motor Sebelum Mulai Beraktivitas

Kompas.com - 09/06/2020, 10:12 WIB
Test ride Honda CMX500 Rebel Otomania/Setyo AdiTest ride Honda CMX500 Rebel

JAKARTA, KOMPAS.com - Memanaskan mesin kendaraan bermotor, merupakan salah satu upaya untuk menjaga kondisi sepeda motor tetap prima sebelum digunakan kembali.

Terlebih, jika motor sudah lama tidak digunakan selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada beberapa bulan belakangan guna menekan penyebaran virus corona alias Covid-19.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno menjelaskan, memanaskan mesin motor dilakukan supaya oli dapat bersirkulasi dengan baik pata putaran mesin stasioner. Sehingga saat digunakan, tidak ada gejala 'brebet'.

Baca juga: Kata Komunitas Soal Ganjil Genap untuk Motor

Petugas kepolisian dari direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyosialisasikan penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk kendaraan roda dua atau motor di Simpang Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). Untuk saat ini sistem ETLE untuk pengendara sepeda motor fokus pada penindakan tiga pelanggaran, yakni penggunaan helm, menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan. Penerapan aturan tersebut telah resmi diberlakukan mulai Sabtu (1/2/2020).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas kepolisian dari direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyosialisasikan penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk kendaraan roda dua atau motor di Simpang Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). Untuk saat ini sistem ETLE untuk pengendara sepeda motor fokus pada penindakan tiga pelanggaran, yakni penggunaan helm, menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan. Penerapan aturan tersebut telah resmi diberlakukan mulai Sabtu (1/2/2020).

"Meskipun motor sudah lebih pintar (injeksi), sebaiknya tetap dilakukan. Sekiranya satu menit saja, biarkan stasioner. Tidak perlu digeber-geber," katanya kepada Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Menurut dia, ritual tersebut membuat sirkulasi oli pada motor kembali baik dan membuat suhu mesin menjadi hangat sehingga siap untuk melakukan perjalanan (running).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Mekanik AHASS Cahaya Sakti Motor Sragen, Jawa Tengah (Jateng) Joko Purnomo menambahkan, saat melakukan pemanasan mesin baiknya pemilik juga fungsikan fitur-fitur yang ada seperti lampu dan klakson motor.

Baca juga: Begini Penjelasan Anies Soal Ganjil Genap Motor dan Mobil

Pada motor injeksi, indikator akan menyala dan speedometer akan naik ketika kontak diposisikan on. Dalam posisi ini, sebaiknya jangan langsung menyalakan mesin.Fachri Fachrudin Pada motor injeksi, indikator akan menyala dan speedometer akan naik ketika kontak diposisikan on. Dalam posisi ini, sebaiknya jangan langsung menyalakan mesin.

"Lalu saat akan menghidupkan motor untuk pertama kali, yaitu pagi hari, gunakan juga kick starter jangan langsung menggunakan starter elektrik. Ini untuk meminimalisir kick starter jadi keras," ujar dia.

"Kemudian jangan nyalakan motor ketika lampu MIL pada panel speedometer masih menyala. Lampu itu berfungsi untuk mendeteksi ada tidaknya kerusakan di motor. Kalau lampu sudah mati, berarti semuanya normal, baru dihidupkan mesinnya," kata Joko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.