Sambut New Normal, Truk ODOL Masih Bebas Melintas di Jalan Tol

Kompas.com - 08/06/2020, 12:21 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019) DOKUMENTASI KEMENHUBMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) transisi menuju normal baru masih menghadirkan sejumlah kebijakan di bidang transportasi.

Salah satunya, terkait dengan keberadaan truk yang melebihi batas maksimal kapasitas atau over dimension over loading ( ODOL).

Truk-truk tersebut masih diberikan kelonggaran di masa normal baru untuk tetap melintas di ruas tol hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, untuk perlakuan terhadap truk ODOL masih tetap sama seperti sebelumnya. Pengecualian itu dengan memberikan kelonggaran dan tidak melakukan pembatasan untuk sementara waktu.

Baca juga: Ganjil Genap untuk Motor Masih Tunggu Arahan dari Anies

Sebagai pertimbangannya adalah keberadaan truk tersebut berkaitan dengan distribusi logistik ke berbagai wilayah di Indonesia.

Sehingga, dengan adanya kelonggaran yang diberikan tersebut diharapkan bisa semakin memperlancar distribusi logistik ke daerah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko SasonoHumas Kemenhub Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono

“Untuk truk ODOL selama new normal masih tetap kami berikan kelonggaran boleh melintas di ruas tol ini kan untuk distribusi logistik,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Sambodo menambahkan, dengan lancarnya distribusi logistik tersebut diharapkan kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini bisa tercukupi dengan harga yang terjangkau.

“Arus logistik kita lancarkan agar distribusi lebih cepat sampai dengan harapan barang kebutuhan masyarakat menjadi lebih murah,” katanya.

Baca juga: Belum Semua Pengendara Ojol Pakai Partisi Pembatas dengan Penumpang

Kelonggaran ini, kata Sambodo, akan terus diterapkan selama kondisi pandemi Corona belum berakhir.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X