Pandemi Membuat Lokalisasi Komponen Toyota Meningkat

Kompas.com - 19/05/2020, 17:22 WIB
Jalur produksi Toyota All-New Kijang Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indoneisa (TMMIN) di Karawang I, Senin (16/11/2015). Febri Ardani/KompasOtomotifJalur produksi Toyota All-New Kijang Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indoneisa (TMMIN) di Karawang I, Senin (16/11/2015).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi virus corona atau Covid-19 ternyata meningkatkan peluang lokalisasi komponen Toyota di Indonesia pada masa mendatang. Hal ini tak lepas dari banyaknya produk global Toyota yang diproduksi di Tanah Air.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, mengatakan, pihaknya terus melakukan evaluasi terkait efek pandemi terhadap industri otomotif yang terjadi di Indonesia dan dunia.

Menurutnya, potensi pasar domestik maupun ekspor masih terbilang sangat besar. Kondisi ini secara langsung dapat meningkatkan nilai investasi prinsipal Toyota di Indonesia.

Baca juga: Beli Mobil Bekas Rp 25 Jutaan, Bisa Dapat BMW Lawas

Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.Nikkei Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.

“Ke depannya dengan adanya pandemi ini, Indonesia bisa jadi pilihan utama buat Toyota berinvestasi termasuk dalam hal komponen supply chain,” ujar Anton, dalam konferensi video belum lama ini.

Anton berujar, produk-produk yang dipasarkan PT Toyota Astra Motor saat ini merupakan model yang diproduksi secara lokal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga secara rantai produksi tidak bergantung dari negara lain, lantaran produk CBU (Completely Built Up) yang dipasarkan hanya sedikit.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Knalpot Mobil Keluar Air Tandanya Mesin Sehat?

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

Malah komponen-komponen yang diproduksi secara lokal bisa dikirim ke negara yang memasarkan model dari Indonesia.

“Jadi kebetulan mayoritas produk lokal, jadi seandainya terjadi masalah, impact volume tidak besar. Kalau digabungkan jumlahnya sekitar 10 persen (produk CBU) dari total penjualan kami, sisanya masih datang dari produk lokal,” katanya.

“Ke depannya Indonesia bisa jadi pilihan Toyota untuk berinvestasi, ke depan lokalisasi juga bisa lebih gencar,” ucap Anton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.