Ban Mobil Butuh Dipersiapkan Selama Parkir Lama saat PSBB

Kompas.com - 15/05/2020, 11:42 WIB
Presiden Direktur PT Bridgestone Indonesia Gaurav Gupta memperagakan cara memeriksa tekanan angin dengan alat khusus dalam kunjungannya ke rest area 57 Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi lokasi kampanye keselamatan ban, Selasa (8/5/2018). Kompas.com/Alsadad RudiPresiden Direktur PT Bridgestone Indonesia Gaurav Gupta memperagakan cara memeriksa tekanan angin dengan alat khusus dalam kunjungannya ke rest area 57 Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi lokasi kampanye keselamatan ban, Selasa (8/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.comBan mobil merupakan komponen yang menahan beban kendaraan ketika posisinya diam. Jika diam terlalu lama di garasi, ada kemungkinan ban akan mengalami flat spot pada bagian yang bersentuhan langsung dengan lantai.

Flat spot merupakan kerusakan pada bagian ban yang menjadi rata karena terlalu lama diam dan menyentuh langsung ke permukaan lantai. Flat spot bisa saja terjadi karena kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat mobil jarang digunakan.

Jika ingin mendiamkan mobil di garasi dalam waktu yang lama, ada cara untuk mencegah terjadinya flat spot pada ban. Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk., akan memberikan tips ketika mobil ditinggalkan diam dalam waktu yang lama.

Baca juga: Mudik Lokal Tak Dilarang, Ini Aturan untuk Pengguna Motor Saat Lebaran

Air sabun untuk cek bocor pada banFreeans Family Air sabun untuk cek bocor pada ban

“Sebelum mobil didiamkan di garasi dalam waktu yang lama, sebaiknya cek dulu kebocoran ban, pentil, dan pelek. Mengecek kebocoran yang mudah yaitu dengan dioleskan menggunakan air sabun,” kata Zulpata kepada Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Ketika dioleskan dengan air sabun, jika terlihat ada kebocoran, akan menghasilkan gelembung. Jika ada kebocoran, lebih baik diperbaiki terlebih dahulu, daripada ban mengalami kebocoran saat di garasi dan malah menimbulkan masalah lain seperti ban peang karena kekurangan tekanan udara.

Baca juga: Begini Aturan Bawa Penumpang Mobil Saat Mudik Lokal di Jabodetabek

“Setelah mengecek kebocoran ban, isi tekanan udara yang cukup tinggi. Untuk mobil penumpang, ban bisa diisi sampai 44 psi, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya flatspot,” ucap Zulpata.

Ketika mobil diam dalam waktu yang lama, tekanan udara pada ban terus berkurang. Oleh karena itu bisa diisi dengan tekanan yang cukup tinggi. Ketika mobil ingin digunakan kembali, bisa dengan menyesuaikan tekanan udaranya dengan standar pabrikan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X