Suzuki Perpanjang Penutupan Pabrik Hingga 22 Mei 2020

Kompas.com - 10/05/2020, 08:01 WIB
Ilustrasi peresmian pabrik Suzuki yang memproduksi Ertiga di Indonesia KompasOtomotif-Agung KurniawanIlustrasi peresmian pabrik Suzuki yang memproduksi Ertiga di Indonesia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Indonesia kembali memperpanjang waktu penghentian sementara kegiatan operasional pabrik mulai 11 hingga 22 Mei 2020.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan pabrikan kepada pemerintah yang berupaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona alias Covid-19 di Tanah Air dengan memperpanjang periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Di luar itu, Suzuki juga memiliki kebijakan “Hygiene Commitment” yang berlaku bagi perusahaan dan semua diler. Untuk itu, selama dua minggu ke depan kami akan kembali menghentikan sementara semua kegiatan di pabrik,” ujar Seiji Itayama, President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales di keterangan resmi, Sabtu (9/5/2020).

Baca juga: Ini Pilihan Mobil Bekas Suzuki Maksimal Rp 100 Jutaan

Suku Cadang Suzuki Foto: Istimewa Suku Cadang Suzuki

Pada penghentian sementara kali ini, semua kegiatan di ketiga pabrik Suzuki yang ada di Cakung, Tambun, dan Cikarang seluruhnya berhenti beroperasi.

Bahkan, pengadaan unit ekspor yang pada periode sebelumnya beroperasi selama empat hari untuk memenuhi permintaan di beberapa negara juga kembali dihentikan.

Ke depan, Suzuki berharap dapat membuka kembali opersional pabrik dengan normal. Untuk itu, pabrikan akan melakukan pengkajian bagaimana cara menerapkan protokol keamanan dan keselamatan yang sesuai aturan pemerintah dan Hygiene Commitment Suzuki.

Baca juga: Resmi, Kemenhub Izinkan Bus AKAP Beroperasi

Inspirasi modifikasi motor-motor Suzuki di IMOS 2018stanly Inspirasi modifikasi motor-motor Suzuki di IMOS 2018

“Saat ini kami merencanakan untuk melakukan studi dan mempertimbangkan bagaimana agar operasional pabrik bisa berjalan dengan tetap menerapkan protokol keamanan dan keselamatan yang ketat, seperti pengaturan jarak aman di line produksi atau interaksi di antara karyawan,” kata Itayama.

Selama perpanjangan periode penghentian sementara kali ini, Suzuki juga tetap akan memberikan upah dasar secara penuh kepada karyawan yang sementara tidak bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di samping memprioritaskan keselamatan karyawan, lanjut Itayama, Suzuki tetap fokus pada kualitas layanan pelanggan melalui berbagai layanan digital yang dimiliki Suzuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.