Ternyata Memilih Pelek buat Bus Punya Peran Vital

Kompas.com - 05/05/2020, 10:42 WIB
Pelek aluminium bus otosia.comPelek aluminium bus

JAKARTA, KOMPAS.com – Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai digemari kembali oleh banyak masyarakat. Selain itu, bus AKAP saat ini tidak terlepas dari sentuhan modifikasi, salah satunya mengganti pelek dengan produk aftermarket.

Pelek aftermarket yang dijual untuk kendaraan niaga seperti bus terbuat dari aluminium. Tampilannya juga kinclong, tidak seperti pelek standar yang terbuat dari besi. Lalu apa saja kelebihan dari pelek aluminium dibanding standar?

Bambang Widjanarko, Independent Tire Analyst dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, mengatakan, selain pada penampilan, keunggulan dari pelek aluminium ada di berat dan sifat bahannya.

Baca juga: Mobil Parkir Lama, Jangan Biarkan Bensin Basi

bus akapKompas.com/Fathan Radityasani bus akap

“Pertama, pelek aluminium lebih ringan daripada pelek standar yang terbuat dari besi. Secara berat jenisnya saja, aluminium memang lebih ringan,” ucap Bambang kepada Kompas.com, Senin (4/5/2020).

Bambang menjelaskan, berat jenis benis adalah 7,874 gram per cm kubik, sedangkan aluminium hanya 2,4 gram per cm kubik. Selain unggul pada beratnya, pelek aluminium tidak cepat panas ketika digunakan.

Baca juga: Banyak Komunitas Mobil yang Manfaatkan Sepinya Jalan karena PSBB

Pelek aluminium lebih dingin dan kemampuan menghantarkan panasnya tidak sebaik pelek besi, sehingga membuat ban lebih dingin saat beroperasional,” kata Bambang.

Namun, jika membicarakan tentang menggunakan pelek aluminium bisa menghemat bahan bakar dan keausan ban, hal tersebut masih menjadi perdebatan. Belum ada hasil uji yang mengatakan bahwa menggunakan pelek aluminium bisa menghemat penggunaan BBM dan ban.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X