Sunmori Selama PSBB Malah Picu Kecelakaan Mobil Mewah

Kompas.com - 04/05/2020, 03:02 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan mobil terbalik.

JAKARTA, KOMPAS.com – Sudah sebulan lebih, tepatnya sejak 16 April 2020, kebijakan berkegiatan di rumah aja, work from home (WFH), dan sekolah libur berlangsung karena pandemi Covid-19 atau virus corona. Kondisi ini membuat jalan sepi.

Aktivitas sunday morning ride (sunmori) yang biasa dilakukan pencinta otmotif setiap akhir pekan, bisa Sabtu atau Minggu pagi yang bertujuan untuk berkendara menikmati mobil di jalan yang lowong, justru jadi ajang kebut-kebutan. Malah nyawa justru bisa melayang.

Kondisi jalan sepi justru meningkatkan risiko kecelakaan, seperti yang terjadi pada McLaren MP-12C di ruas tol Jagorawi KM 43.00 pada Minggu (3/5/2020).

Laporan kepolisian menyatakan bahwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB ini disebabkan karena kesalahan pengemudi dalam berkendara, yakni memacu mobil dalam kecepatan tinggi.

Baca juga: Lagi, Supercar Kecelakaan di Tol Jagorawi, Bodi Ringsek Parah

Mobil sport McLaren rusak parah setelah mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Kota Bogor, Minggu (3/5/2020).Dok. Polresta Bogor Kota Mobil sport McLaren rusak parah setelah mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Kota Bogor, Minggu (3/5/2020).

“Diduga akibat kurangnya kehati-hatian dalam berkendara. Sehingga mobil mengalami selip dan kemudian keluar ke bahu jalan tol,” ujar Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Fajar Hari Kuncoro, kepada Kompas.com (3/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal beberapa minggu yang lalu masih segar dalam ingatan kita, turut terjadi kecelakaan tunggal sedan BMW di tol Jagorawi KM 28.700A pada Minggu (19/4/2020).

Insiden ini disebabkan karena pengemudi yang memacu mobil dalam kecepatan tinggi, lalu kehilangan kendali dan menabrak pagar pembatas jalan.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan McLaren di Jagorawi Hingga Mobil Hancur

Nissan GT-R kecelakaan di jalan Tol JagorawiIstimewa Nissan GT-R kecelakaan di jalan Tol Jagorawi

Tak ketinggalan juga kecelakaan yang melibatkan Wakil Jaksa Agung Arminsyah yang mengemudikan Nissan GT-R R35.

Kecelakaan supercar tersebut juga terjadi di tol Jagorawi, tepatnya di KM 13B pada Sabtu (4/4/2020).

Karena peristiwa tersebut, Nissan GT-R itu hangus terbakar dan menyebabkan Arminsyah tewas di tempat.

Hanya sekadar catatan, tiga kecelakaan fatal itu terjadi padapagi hari di akhir pekan. Satu kejadian pada Sabtu dan dua lainnya Minggu. Situasi yang biasanya dimanfaatkan pecinta otomotif untuk sunmori.

Baca juga: Kecelakaan Supercar, Jangan Samakan Menyetir Supercar dengan Mobil Biasa

BMW mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Minggu (19/4/2020)KOMPAS.com/Ruly BMW mengalami kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Minggu (19/4/2020)

Menanggapi sejumlah tabrakan fatal yang melibatkan mobil-mobil mewah, Training Director Safety Defensive Consultant (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, jika risiko kecelakaan justru meningkat saat kondisi jalan sepi.

“Kalau kita bicara fatalitas kecelakaan, biasanya akan lebih banyak terjadi saat jalanan kosong, bukan lagi macet. Terbukti dengan maraknya kecelakaan yang terjadi saat PSBB,” ujar Sony, dalam wawancara virtual belum lama ini.

Menurutnya, pengendara mobil harus lebih bijaksana menaati aturan lalu lintas yang berlaku. Seperti menjaga batas kecepatan maksimal, meski kondisi jalan sepi.

“Ketika dia ngebut saat sepi, justru di situ bahayanya tinggi. Kalau kita mau bijaksana, dia harus sesuaikan kecepatannya dengan aturan lalu lintas, apalagi di perkotaan. Artinya saat sepi jangan pernah merasa aman,” kata Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.