Kompas.com - 20/04/2020, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belajar mengemudikan kendaraan kini tidak hanya bisa dilakukan di dunia nyata, namun juga bisa dilakukan di dunia maya, lewat gim simulator. Permainan digital ini mudah diunduh oleh pengguna baik pada perangkat ponsel maupun komputer.

Pengguna gim simulator mengemudi dapat mengendalikan mobil secara realistik, baik dengan menggunakan virtual gamepad. Bisa juga dengan imitasi setir kemudi mobil, hingga menyajikan tuas perseneling, pedal gas, rem, kopling, sampai pergerakan di kursi kemudi, terasa nyata.

Terkait hal ini, Training Direction The Real Driving Center, Marcell Kurniawan, mengatakan, game simulator sebenarnya cukup berguna untuk pengenalan instrumen pada kendaraan dan melatih kemampuan dasar sebelum belajar di jalan raya.

“Hanya kemampuan spasial dasarnya saja. Misal, seperti imajinasi spasialnya akan terlatih sehingga lebih mudah saat nanti parkir atau mengemudi sesungguhnya," kata Marcell saat dihubungi Kompas.com, Minggu (19/04/2020).

Menurut Marcell, cara terbaik meningkatkan kemampuan dan ketrampilan berkendara adalah dengan pelatihan nyata di jalan didampingi instruktur bersertifikasi. Situasi jalan yang jamak, sulit diintepretasikan melalui gim simulator. 

Baca juga: Iseng Belajar Nyetir Pakai Game Simulator

Game simulasi Car Mechanic SimulatorKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Game simulasi Car Mechanic Simulator

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, ikut angkat bicara. Menurutnya, untuk berkendara di dunia nyata kondisinya sangat berbeda dengan game.

Jadi, sering bermain game simulator tidak menentukan keterampilan mengemudi motor atau mobil di jalan.

“Mengendarai motor atau mobil itu bukan hanya soal skill, tetapi pola pikir dan empati. Mungkin memang dengan bermain gim simulator bisa sedikit menambah kemampuan dasar berkendara, tapi bukan berarti sudah ‘lulus’ untuk dapat berkendara di jalan umum,” ujar Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurut Jusri, gim hanya mengasah kemampuan dasar berkendara dan cukup penting untuk syarat mendapat Surat Izin Mengemudi (SIM). Tetapi, tidak ada pengajaran tentang kebiasaan berkendara di jalan.

Game simulasi coverKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Game simulasi cover

Kemampuan dasar mengemudi itu wajib dimiliki untuk mendapatkan SIM. Namun, pematangan soal berkendara juga tidak kalah pentingnya, terkait safety dan defensive driving. Itulah salah satu alasan SIM memiliki batasan usia, terkait kematangan sikap,” kata Jusri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.