Pengguna Kendaraan yang Melanggar Aturan PSBB Diberi Surat Teguran

Kompas.com - 15/04/2020, 14:11 WIB
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan untuk mengurangi penyebaran virus corona. Ada beberapa ketentuan atau aturan agar kebijakan ini dapat berjalan lancar.

Regulasi perihal PSBB tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020, dan lebih rinci tertulis juga di Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Baca juga: Selama PSBB, Pelanggar Lalu Lintas Tetap Kena Tilang

Beberapa aturan kendaraan yang dituliskan, antara lain menggunakan masker, sarung tangan untuk pengendara motor, dan menjaga jarak serta mengurangi kapasitas penumpang untuk yang menggunakan mobil.

Surat teguran untuk pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)Istimewa Surat teguran untuk pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, akan mengupayakan dengan maksimal untuk sosialisasi secara masif. Sehingga, para pengguna kendaraan sadar dan disiplin mematuhi aturan PSBB.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk yang melanggar, akan kita berikan surat teguran. Tidak ada sanksi atau penilangan, apalagi di masa susah seperti sekarang ini, kita usahakan untuk tetap memberikan teguran," ujar Yusri.

Baca juga: Perpanjang Masa Berlaku SIM dan STNK Selama PSBB Dapat Keringanan

Yusri menambahkan, surat teguran tersebut sudah dianggap sebagai sanksi. Jika berikutnya pengendara melanggar lagi, maka akan diberikan surat teguran lagi.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Yogo, mengatakan, untuk penggendara yang melanggar PSBB akan diberikan blangko untuk surat pernyataan, untuk tak mengulangi perbuatannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X