Ini Aturan Jumlah Penumpang Mobil Saat Melintas di Wilayah PSBB

Kompas.com - 13/04/2020, 06:32 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - DKI Jakarta sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Jumat (10/4/2020). Aturan ini akan berlaku selama dua pekan atau berakhir 24 April 2020 dan bisa diperpanjang sesuai situasi.

Selama pemberlakuan PSBB masyarakat terutama pengendara sepeda motor dan mobil wajib mematuhi aturan yang ada, yakni sesuai dengan Pergub nomor 33 tahun 2020, tentang Pelaksanaan PSBB.

Di antaranya adalah wajib mengenakan masker bagi pengendara kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Baca juga: PSBB Bogor, Mobil dan Bus Pariwisata Dilarang ke Puncak

Kemudian, wajib mengenakan sarung tangan bagi pengendara sepeda motor. Untuk pengemudi mobil pribadi, jumlah penumpang yang boleh dibawa maksimal 50 persen dari jumlah kursi.

Polisi melakukan imbauan kepada pengendara mobil untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Menteng, Jakarta (11/4/2020). Iimbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Polisi melakukan imbauan kepada pengendara mobil untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Menteng, Jakarta (11/4/2020). Iimbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, bagi pengemudi mobil pribadi ini jumlah penumpangnya tidak boleh lebih dari yang sudah ditetapkan.

Misalkan, isi penumpang seharusnya adalah tujuh maka selama PSBB ini maka jumlah penumpang maksimal hanyalah empat orang.

“Semuanya sudah ada di aturannya, untuk mobil misalkan sedan itu maksimal hanya tiga orang saja. Satu di depan yakni pengemudi dan dua lainnya di belakang dan semuanya wajib mengenakan masker,” katanya kepada Kompas.com, Minggu (12/4/2020).

Baca juga: Selama PSBB, Bagaimana Nasib Sopir Angkot di Bogor?

Kemudian, lanjutnya, misalkan mobilnya jenis MPV dengan jumlah kursi tujuh maka jumlah penumpang maksimal hanyalah empat orang.

“Dengan posisi satu di depan (pengemudi) dua di tengah dan satu lagi di belakang,” ucapnya.

Jika ada saat pemeriksaan ditemukan ada dua orang di depan, maka akan diminta untuk berpindah ke belakang.

PT Hutama Karya (Persero) bersama Patroli Jalan Raya (PJR) berada di check-point Gerbang Tol (GT) Utama Pasar Rebo, Jakarta Timur untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai instruksi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jumat (10/4/2020).Dok. PT Hutama Karya (Persero) PT Hutama Karya (Persero) bersama Patroli Jalan Raya (PJR) berada di check-point Gerbang Tol (GT) Utama Pasar Rebo, Jakarta Timur untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai instruksi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Tetapi, jika ditemukan jumlah penumpang melebihi dari batas yang diperbolehkan maka pengemudi diminta untuk kembali atau menurunkan penumpangnya.

“Kalau masih bisa diberikan pengertian secara baik-baik, kami tidak akan melakukan penindakan. Kami masih melakukan pendekatan secara humanis, kondisinya sudah seperti ini masak mau ditindak,” ujarnya.

Meski begitu, Yusri pun meminta kepada masyarakat untuk mematuhi aturan yang sudah diterapkan selama PSBB.

Baca juga: PSBB di Bogor, Ini Jadwal Operasional Angkutan Umum

Pasalnya, saat hari pertama penerapan PSBB masih ditemukan banyak pengendara yang tidak peduli dengan aturan tersebut.

Hal ini terlihat dari banyaknya pengendara yang masih enggan mengenakan masker, padahal mereka juga mempunyai bahkan membawanya.

Selain Jakarta, PSBB juga akan diterapkan di Bekasi, Depok, dan Bogor, Jawa Barat pada Rabu 15 April 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.