Bandung Mulai Batasi Pergerakan Kendaraan Bermotor Antisipasi Corona

Kompas.com - 30/03/2020, 09:02 WIB
Ilustrasi macet chat9780Ilustrasi macet

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung mulai diberlakukan skema buka-tutup secara sementara guna mengurangi potensi penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Langkah yang sudah disepakati bersama oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung dan Pemerintah Kota Bandung ini berlaku hingga 9 April 2020 mendatang.

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur melalui keterangan tertulis menyatakan, skema buka-tutup tersebut tidak berlaku sepanjang hari. Hanya pada waktu tertentu saja, yakni pukul 09.00-15.00 WIB dan pukul 18.00-21.00 WIB.

Baca juga: Imbas Covid-19, Pemerintah Daerah Tegas Larang Mudik

Sejumlh pengendara saat melintas di salah satu ruas jalan di depan Alun-alun Bandung, Rabu (12/10/2016). Titik itu rencananya akan direvitalisasi menyusul banyaknya insiden kecelakaan. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Sejumlh pengendara saat melintas di salah satu ruas jalan di depan Alun-alun Bandung, Rabu (12/10/2016). Titik itu rencananya akan direvitalisasi menyusul banyaknya insiden kecelakaan. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI

“Dalam rangka mensukseskan kegiatan tersebut dilakukan penutupan sementara. Sistemnya buka tutup. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami, untuk mengurangi penyebab virus corona yang saat ini sedang merebak,” katanya seperti dilansir dari situs resmi Korlantas Polri, Minggu (29/3/2020).

Adapun wilayah yang dibatasi, lanjut Bayu, ialah jalan Asia Afrika, Braga Pendek, Braga Panjang, ABC, Naripan atau seputaran Alun-alun Kota Bandung.

Selain itu, penutupan jalan juga dilakukan di titik lain, seperti Jalan Perempatan Merdeka, Riau, Dago (Jalan Ir H Djuanda), Jalan BEC-Purnawarman dan Jalan depan Gedung Sate, Cilamaya dan Sentot.

Kondisi lalu lintas di jalur menuju Pintu Tol Pasteur, Bandung, Sabtu (13/6/2015).HBA/Kompas.com Kondisi lalu lintas di jalur menuju Pintu Tol Pasteur, Bandung, Sabtu (13/6/2015).

"Kami mohon dukungan dan kerjasama masyarakat, agar tetap di rumah. Ingat, tetap tinggal di rumah," kata dia.

Untuk diketahui, berdasarkan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), pasien yang terinfeksi corona di Jabar saat ini berjumlah 78 pasien dan yang meninggal dunia 11 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.