Ban Mobil Tiba-Tiba Pecah, Jangan Injak Pedal Rem

Kompas.com - 26/03/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi pecah ban: Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Minggu (15/9/2019), karena mobil mengalami pecah ban. ShutterstockIlustrasi pecah ban: Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi, Minggu (15/9/2019), karena mobil mengalami pecah ban.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tragedi ban pecah saat berda dijalan menjadi hal yang menakutkan bagi hampir seluruh pengemudi mobil.

Pasalnya, tidak sedikit pengemudi yang panik dan justru melakukan kesalahan hingga mengakibatkan mobil hilang kendali.

Hal ini tentunya akan sangat berbahaya, menginat kondisi jalanan ibukota yang terbilang cukup ramai dan padat.

Meski begitu, ada beberapa teknik yang bisa dilakukan untuk menjaga kendali mobil tetap pada lajurnya saat mengalami pecah ban.

Training Director Safety Defensive Consultant, Sony Susmana, mengatakan, kecelakaan akibat pecah ban 75 persen berujung fatality.

Baca juga: Waspada Penyebab Ban Mobil Benjol

“Pecah ban saat kendaraan berjalan adalah kondisi dimana pengemudi tidak pernah siap karena terjadinya mendadak. Dan rata-rata yang menyebabkan fatality adalah pecah ban bagian depan, namun sekarang sudah banyak kasus fatality pecah ban belakang,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/03/2020).

Ilustrasi pecah bantsikot.com Ilustrasi pecah ban

Baca juga: Jangan Salah Pilih Kembangan Saat Ganti Ban Mobil

Sony menjelaskan, ketika mengalami pecah ban dalam kecepatan 60 hingga 80 Km per jam (Kpj) sebaiknya jangan panik.

“Jangan panik dan tahan kemudi ke arah depan, pasalnya, pecah ban membuat kemudi berat ke arah ban yang pecah tersebut. Pengemudi terkadang ingin instan melambatkan laju mobilnya, padahal hal ini salah untuk dilakukan,” ujar Sony.

Kemudian ketika sudah berada di kondisi ini, sebaiknya pengemudi tidak menginjak pedal rem karena akan mengakibatkan tekanan angin ban yang pecah semakin berat sehingga kendaraan bisa melintir.

“Segera (kurang dari dua detik) angkat telapak kaki dari pedal rem ketika sadar, apabila hal ini terlambat justru akan membuat mobil hilang keseimbangan dan terbalik,” kata Sony.

Untuk antisipasi agar hal ini tidak terjadi, Sony menyarankan sebelum berkendara untuk memastikan tekanan ban terkontrol, apalagi ketika melewati jalan tol atau arah keluar kota.

“Pengemudi juga sebaiknya berpikir dua kali untuk memacu kendaraan di atas 80 Kpj, biasakan mengemudi di kecepatan yang sesuai dengan akal sehat,” ujar Sony.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X