Imbas Corona, Polisi Berikan Toleransi Masa Perpanjangan SIM

Kompas.com - 23/03/2020, 14:41 WIB
Cara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM  polri.go.idCara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi Jakarta yang sudah dalam level tanggap darurat terhadap pandemi corona (Covid-19) membuat pemerintah memperpanjang masa bekerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga 5 April 2020.

Beragam kebijakan terkait masa WFH ini juga sudah disikapi oleh pihak kepolisian. Salah satunya dengan memberikan masa dispensasi terhadap warga DKI Jakarta, yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, walau sampai saat ini Satpas SIM di Daan Mogot masih beroperasi normal, namun sudah ada arahan memberikan toleransi bagi pemohon perpanjangan SIM di masa pandemi corona.

Baca juga: Cegah Corona, Razia Kendaraan dan Pelayanan SIM Distop Sementara

"Bagi masyarakat yang masa berlaku SIM habis pada tanggal 17 hingga 30 Maret 2020, diberikan dispensasi untuk melakukan proses perpanjangan SIM setelah tanggal 30 Maret nanti," kata Hedwin kepada Kompas.com, Senin (23/3/2020).

Seorang petugas tengah membersihkan fasilitas pengujian di Satpas SIM untuk mencegah penyebaran virus corona.Istimewa Seorang petugas tengah membersihkan fasilitas pengujian di Satpas SIM untuk mencegah penyebaran virus corona.

Tak hanya itu, bagi masyarakat yang sedang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) virus corona, namun masa berlaku SIM telah habis di Maret ini juga ada toleransi khusus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagi suspect, ODP dan PDD Covid-19 yang masa SIM habis pada saat masa karantina, maka dapat melakukan proses perpanjangan SIM setelah dinyatakan sehat," ujar Hedwin.

Baca juga: Pembebasan Sementara Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 5 April

 

 

Namun demikian, masyarakat yang ODP dan PDP tetap harus menyertakan surat keterangan dari rumah sakit yang menyatakan mereka sudah sehat.

Untuk saat ini sendiri, Satpas SIM Daan Mogot masih berjalan normal, namun dengan tetap mengikuti protokol yang telah ditetapkan.

Mulai dari pemeriksaan suhu badan, penggunaan masker, menerapkan social distancing, mempersipkan hand sanitizer, dan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.