Punya Bentuk Sama, Ini Beda Oil Cooler dan Radiator pada Motor

Kompas.com - 22/03/2020, 10:12 WIB
Waspada masalah tutup radiator dalam perjalanan jauh menggunakan sepeda motor Kompas.com / Setyo Adi Waspada masalah tutup radiator dalam perjalanan jauh menggunakan sepeda motor
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Sistem pendinginan mesin kendaraan terutama sepeda motor menjadi perangkat wajib agar suhu mesin tetap terjaga.

Hal ini juga untuk menghindari agar mesin tidak terlampau panas atau overheat yang bisa berdampak pada menurunnya kinerja.

Setiap motor didesain dengan sistem pendinginan yang berbeda-beda. Ada yang hanya mengandalkan dari pendinginan udara atau pun menggunakan cairan, yakni perangkat radiator.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Aki MF Lebih Awet dari Tipe Basah?

Penggunaan sistem pendinginan yang berbeda ini sudah diperhitungkan oleh pabrikan. Salah satunya pertimbangannya adalah besar kecil kapasitas mesin kendaraan tersebut.

Akan tetapi, dalam perkembangannya kapasitas mesin bukan menjadi hal utama sebuah jantung pacu menggunakan sistem pendingin cairan atau tidak.

Buktinya, tidak sedikit mesin kendaraan roda dua dengan kubikasi kecil tetapi sudah menggunakan perangkat pendingin mesin layaknya kendaraan roda empat ini.

Oil Cooler KitacoStanly/Otomania Oil Cooler Kitaco

Selain radiator, sistem pendinginan mesin lainnya, yakni perangkat oil cooler. Komponen ini dipopulerkan melalui mesin Suzuki Satria FU atau pun Suzuki FXR.

Secara sekilas kedua perangkat pendingin mesin kendaraan ini mempunyai bentuk mirip dengan posisi yang hampir sama, yakni di belakang roda depan atau di depan mesin.

Hanya saja, jika lebih dicermati ada perbedaan pada bentuk dan juga aplikasi selang yang dipasang pada bagian mesinnya.

Baca juga: Salah Kaprah Penyebutan Aki Basah dan Kering

Kepala Mekanik AHASS Cahaya Sakti Motor Sragen, Jawa Tengah ( Jateng) Joko Purnomo menjelaskan, secara fungsi kedua perangkat ini mempunyai cara kerja yang sama, yakni melakukan pendinginan terhadap mesin.

Joko mengatakan, yang membedakannya selain bentuk adalah isi dari perangkat pendingin tersebut.

“Hanya saja yang membedakan adalah isi dari perangkat itu, kalau radiator menggunakan air coolant sedangkan untuk oil cooler menggunakan oli. Tapi fungsinya sama, sebagai pendingin mesin,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (21/3/2020).

Sistem pendingin oil cooler dipasang pada sepeda motor Yamaha ScorpioAri Purnomo Sistem pendingin oil cooler dipasang pada sepeda motor Yamaha Scorpio

Hal yang sama disampaikan oleh pemilik bengkel Tanjung Motor ( TMR) Djoko Prayitno. Kedua perangkat ini juga bisa diaplikasikan pada motor standar yang dari pabrikan didesain menggunakan pendingin udara.

“Ya tentunya dengan beberapa ubahan pada mesin agar bisa diaplikasikan,” ucapnya.

Baca juga: Ikuti Langkah Ini Ketika Mengganti Aki Mobil Sendiri di Rumah

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X