Ini Suspensi Upside Down Limbah Moge yang Paling Banyak Dicari

Kompas.com - 21/03/2020, 10:23 WIB
Suspensi upside down milik Suzuki GSX-R400 merupakan limbah moge yang banyak dipakai IstimewaSuspensi upside down milik Suzuki GSX-R400 merupakan limbah moge yang banyak dipakai

JAKARTA, KOMPAS.com - Limbah sepeda motor gede ( moge) atau copotan komponen moge, banyak digunakan untuk memodifikasi motor sport. Salah satu bagian yang dipakai adalah suspensi depannya.

Suspensi depan moge banyak digunakan karena rata-rata sudah menggunakan model upside down. Sebab, motor sport yang banyak dipasarkan di Indonesia umumnya menggunakan sokbreker model teleskopik.

Baca juga: Mengenal Istilah Limbah Moge di Dunia Modifikasi Motor

Rudy Gunawan, modifikator senior dari Berkat Motor di bilangan Ciledug, Tangerang, mengatakan, suspensi upside down yang paling laku atau familiar di Indonesia itu diambil dari Suzuki seri GSX-R.

Suspensi upside down milik Suzuki GSX-R400 merupakan limbah moge yang banyak dipakaiIstimewa Suspensi upside down milik Suzuki GSX-R400 merupakan limbah moge yang banyak dipakai

"Banyaknya dari GSX-R400 dan GSX-R750. Sebab, sumbernya di Singapura, motor itu banyak sekali, laris sekali. Jadi, barang-barang bekasnya banyak," ujar Rudy, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Rudy menambahkan, limbah moge di sana malah dibuang. Sekitar tahun 1995 atau 1997, di bengkel-bengkel motor di Singapura, suspensi upside down dibuang begitu saja di tempat sampah.

Baca juga: Moge Mesin Boxer Lama Menganggur, Perhatikan Cara Menghidupkannya

"Suspensi upside down moge jadul sudah tidak dipakai lagi di sana. Kalau kita minta pun dikasih, karena memang dianggap sampah," kata Rudy.

Menurut Rudy, seiring berjalannya waktu, banyak orang Indonesia yang mencari suspensi upside down limbah moge ke Singapura. Akhirnya, pemilik bengkel pun sadar dan limbah moge mulai dijual.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X