Bisa atau Tidak Aki Mobil Mesin Bensin Dipakai di Diesel?

Kompas.com - 21/03/2020, 10:02 WIB
Ilustrasi perawatan aki pada mobil personal.neacelukens.comIlustrasi perawatan aki pada mobil
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan penggantian baterai atau aki pada mobil tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Melainkan harus menyesuaikan dengan spesifikasi mesin mobil.

Pasalnya, jika salah dalam memilih tipe aki bukan tidak mungkin komponen penyimpan energi listrik itu justru tidak bisa berfungsi optimal.

Kemungkinan terparah adalah akumulator cepat tekor dan bisa rusak karena penggunaan yang tidak semestinya.

Hal ini seperti penggantian aki mobil diesel yang menggunakan komponen penyimpan energi listrik dengan spesifikasi untuk mobil bensin.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Oli untuk Mobil Mesin Diesel dan Bensin

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna menjelaskan, aki yang digunakan untuk mesin berbahan bakar solar memiliki ampere yang lebih besar dibandingkan mesin bensin.

Dengan perbedaan arus listrik tersebut, kemungkinan besar aki mobil bensin tidak bisa disubtitusikan untuk mesin diesel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teknik jumper aki mobil.Ghulam/Otomania Teknik jumper aki mobil.

“Untuk menyalakan mesin diesel pertama kali dibutuhkan tenaga yang lebih besar, maka baterai yang digunakan memiliki ampere lebih besar seperti 65 ampere atau di atasnya,” ucapnya kepada Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Sedangkan untuk mobil bensin tidak membutuhkan tenaga yang besar saat akan menyalakan mesin.

Dengan begitu, aki yang dibutuhkan pun tidak perlu memiliki arus listrik atau ampere yang sama dengan mesin diesel.

“Untuk aki mobil bensin tidak bisa digunakan untuk mobil diesel, karena amperenya lebih kecil seperti 55 ampere,” katanya.

Baca juga: Kisaran Biaya Perbaikan Mobil Mesin Diesel Salah Isi BBM

Tetapi, Suparna menambahkan, jika kedua aki mempunyai arus listrik yang sama besarnya kemungkinan masih bisa untuk disubstitusi. Dengan catatan dimensi dan juga posisi pole pada aki juga sama.

“Kalau menggunakan aki yang tidak sesuai spesifikasi, misalkan lebih kecil amperenya juga rawan,” ucapnya.

Beberapa jenis aki mobil.Kompas.com/Alsadad Rudi Beberapa jenis aki mobil.

Menurutnya, awal digunakan bisa menyalakan mesin diesel, tetapi hal itu bisa saja tidak akan berlangsung lama.

Mengingat, untuk mesin mobil berbahan bakar solar jelas membutuhkan baterai dengan arus listrik yang lebih besar.

“Misalkan Innova diesel menggunakan aki milik innova bensin, mungkin beberapa kali masih kuat. Tetapi jika akan cepat drop akinya,” ujarnya.

Hal ini disebabkan, saat menyalakan mesin diesel lebih berat dibandingkan dengan bahan bakar bensin.

Baca juga: Mobil Mesin Diesel Salah Isi BBM, Komponen Vital Ini Rawan Rusak

Maka tidak heran jika selama ini mobil diesel menggunakan aki dengan ukuran ampere yang lebih besar.

“Untuk starter awal kan mobil diesel lebih berat, jadi ampere baterai yang digunakan juga lebih besar. Kalau menggunakan yang lebih kecil akan drop dan baterai cepat tekor, jadi lebih baik menggunakan sesuai yang standar,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.