Ada Virus Corona, Pelayanan SIM di Solo Masih Berjalan Normal

Kompas.com - 21/03/2020, 09:13 WIB
Urus Sim, Polres Polman Siapkan Hand Sanitizer dan Eduasi Warga Tata Cara Cici Tangan Melawan Corona KOMPAS.COM/JUNAEDIUrus Sim, Polres Polman Siapkan Hand Sanitizer dan Eduasi Warga Tata Cara Cici Tangan Melawan Corona
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Semakin meluasnya penyebaran virus corona atau covid-19 di Kota Solo, tidak mengganggu pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Sampai saat ini pelayanan pembuatan SIM, baik yang akan melakukan perpanjangan atau membuat baru masih berjalan normal.

Meski begitu, upaya pencegahan penyebaran virus mematikan itu tetap digencarkan di tempat pembuatan SIM atau di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Satlantas Polresta Solo.

Baca juga: Virus Corona Meluas, Jumlah Pemohon SIM di Solo Menurun

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan petunjuk langsung terkait kebijakan pelayanan SIM di tengah penyebaran virus corona.

Seorang petugas tengah membersihkan fasilitas pengujian di Satpas SIM untuk mencegah penyebaran virus corona.Istimewa Seorang petugas tengah membersihkan fasilitas pengujian di Satpas SIM untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dengan begitu, maka pelayanan tetap berjalan seperti biasa atau normal sama ketika belum ada virus covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami masih menunggu telegram dari pusat,” katanya kepada Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Termasuk saat disinggung mengenai adanya kelonggaran bagi pemilik SIM yang sudah habis masa berlakunya, Busroni juga belum bisa mengeluarkan kebijakan tersebut.

Menurutnya, semuanya harus menunggu perintah langsung dari Korlantas Polri. Meski semuanya berjalan normal, tetapi Busroni mengatakan untuk jumlah pemohon SIM mengalami penurunan cukup besar setelah terjadinya KLB corona di Solo.

Baca juga: Ada Tes Psikologi, Bagaimana Nasib SIM Keliling?

“Sangat menurun, biasanya antara 200 sampai 300 pemohon setiap harinya, sekarang hanya berkisar 120 sampai 130 pemohon setiap harinya,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, sejak virus covid-19 semakin luas menyebar di Kota Solo pihaknya juga melakukan upaya pencegahan penyebaran.

pemohon SIM di Solo mengikuti tes kesehatan rohani atau tes psikologi, Senin (9/3/2020).Ari Purnomo pemohon SIM di Solo mengikuti tes kesehatan rohani atau tes psikologi, Senin (9/3/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.