Jangan Asal Pilih Parfum Mobil, Ini Jenis yang Disarankan

Kompas.com - 18/03/2020, 13:42 WIB
Ilustrasi parfum mobil di AC Ilustrasi parfum mobil di AC

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabin mobil yang harum dan bersih pasti akan membuat berkendara menjadi lebih nyaman.

Apalagi saat ini sudah banyak beredar pengharum ruang kabin dengan ragam aroma yang dapat dipilih sesuai selera.

Tidak ada salahnya melengkapi mobil dengan pewangi, selain bisa membuat kabin terasa bersih, adanya pewangi juga bisa menghilangkan bau tidak sedap di mobil. Meski begitu, sebaiknya pemilik mobil bijak dalam memilih aromanya.

Presiden Direktur XTO Car Care, Christopher Sebastian, menyarakan, untuk parfum mobil sebaiknya menggunakan wangi aroma terapi.

Baca juga: Cara Benar Menjaga Interior Mobil Tetap Steril

“Untuk kendaraan sebaiknya menggunakan aroma yang tidak terlalu menyengat, disarankan aroma terapi teh atau kopi. Karena jika menggunakan aroma yang menyengat akan membuat mual dan mudah pusing akibat menghirup bau yang terlalu wangi,” ujar Christopher ketika dihubungi Kompas.com belum lama ini di Jakarta.

Parfum yang disediakan toko Aneka bermacam-macam dan cukup tahan lama.Ghulam Muhammad Nayazri/Otomania Parfum yang disediakan toko Aneka bermacam-macam dan cukup tahan lama.

Menurut Christopher, pemilihan jenis parfum mobil juga harus diperhatikan. Karena ada beberapa jenis yang bisa berdampak negatif pada interior mobil.

“Jika parfum berbentuk gel jangan diletakan di kisi-kisi AC, karena dapat membuat kisi-kisi AC menjadi ada bercak kuning, kerak, dan bau apek, akibat silikon dari gel,” ujarnya.

Baca juga: Jangan Memilih Parfum Mobil Asal Wangi!

Tetapi, jika pemilik mobil ingin parfum mobil yang awet, Christopher menyarankan untuk menggunakan pewangi yang berbentuk spray.

“Pemilik mobil cukup menyemprotkan pada sudut bawah jok saja, karena jenis spray cukup awet wanginya,” kata Christopher.

Namun Christopher mengingatkan, jangan sampai terkena dasbor saat menyemprotkan parfum, karena bisa menimbulkan flek putih akibat cairan spray yang mengering.

Sebaiknya menggunakan parfum mobil yang berbentuk cair, karena pengharum jenis ini dinilai aman saat digunakan.

"Ketika menempatkan parfum cair sebaiknya diletakan pada kisi-kisi AC agar wangi dapat menyebar dengan baik, dibanding diletakan di atas dasbor," ujar Christopher.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X