Harga Sepasang Spion Yamaha 125Z Bisa Dapat Motor Matik Bekas

Kompas.com - 12/03/2020, 09:12 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Harga suku cadang sepeda motor dua tak kadang tidak masuk akal. Terlebih lagi, jika motor tersebut sudah tidak banyak beredar di jalanan, seperti halnya Yamaha 125Z produksi lawas.

Harga beberapa komponen motor yang dipasarkan pada kisaran 2000 hingga 2003 di Indonesia ini mulai dari jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah.

Meski sudah tidak lagi dipasarkan di Indonesia, bukan berarti tidak ada yang mencari onderdilnya.

Para kolektor atau pehobi motor dua langkah itu masih akan tetap memburu komponen asli untuk tunggangannya sebagai nilai plus.

Mengantongi status sebagai motor completely built up/CBU Malaysia, tentunya tidak mudah mendapatkan onderdil asli dan dalam kondisi baru.

Maka, tidak heran jika harga komponen dari adik FIZR ini bisa dikatakan cukup mahal. Sebut saja harga sepasang spion Yamaha 125Z yang bisa mencapai Rp 6 juta.

Baca juga: Modifikasi Yamaha Scorpio New Jadi Steko, Siapkan Dana Rp 3 Juta

Salah satu pehobi motor dua tak, Henry, mengatakan, sparepart 125Z ini memang cukup mahal.

Yamaha 125zistimewa Yamaha 125z

“Misalkan saja harga spion yang asli dan baru itu ada yang menjual sampai Rp 6 juta untuk satu pasangnya,” kata Henry kepada Kompas.com, Selasa (10/3/2020).

Banderol tersebut memang bisa dikatakan tidak masuk akal untuk harga kaca spion saja. Bahkan, harga tersebut sepertinya sudah cukup untuk membeli motor matik bekas seperti Yamaha Mio.

Meski dilego sangat tinggi, Henry mengatakan, para kolektor tidak begitu memikirkan soal banderol itu. Berapa pun harganya, jika sesuai dengan yang diinginkan, pasti akan dibayar.

“Memang mahal, tapi kalau inginnya yang asli tetap dibayar,” katanya.

Henry mengatakan, Yamaha 125Z menjadi salah satu motor langka saat ini. Tidak banyak yang memilikinya.

Baca juga: 3 Alasan Yamaha Scorpio Bekas Masih Diburu dan Punya Harga Tinggi

Hal ini salah satunya disebabkan saat dijual di Indonesia harga 125Z cukup tinggi, yakni mencapai Rp 26 juta. Padahal, motor dengan kubikasi yang hampir sama hanya dijual dengan harga belasan juta rupiah.

Kondisi blok mesin kanan yamaha 125z yang masih tertempel stiker dari dileristimewa Kondisi blok mesin kanan yamaha 125z yang masih tertempel stiker dari diler

“Dulu Satria saja hanya belasan juta, jadi memang paling mahal waktu itu di tahun 2000an,” ucapnya.

Dengan harga yang cukup tinggi tersebut, mungkin yang menjadi salah satu alasan motor berkubikasi 125 cc ini tidak bertahan lama di Indonesia. Hanya berkisar empat tahun dari pertama kali dipasarkan.

“Kalau yang saya tahu itu keluarannya hanya 2000, 2001, 2002, dan 2003 saja, setelah itu tidak ada,” kata Henry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.