Kompas.com - 12/03/2020, 08:32 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

Menurutnya, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan pada kode silinder yakni Y1 atau pun Y2.

Baca juga: 3 Alasan Yamaha Scorpio Bekas Masih Diburu dan Punya Harga Tinggi

Tetapi, kepuasan para pehobi maupun kolektor yang menginginkan jika motor yang dimilikinya benar-benar asli termasuk pernak perniknya.

“Ya menurut saya sama saja, tidak beda jauh lah yang kode Y1 atau pun yang kode Y2. Tapi ada pula yang beranggapan bahwa kualitasnya tetap lebih bagus Y1,” katanya.

Henry mengatakan, untuk mendapatkan onderdil dari 125Z  tidak mudah. Hal ini salah satunya karena statusnya waktu dijual di Indonesia adalah CBU dan semuanya didatangkan langsung dari Malaysia.

“Tapi kan motor itu hanya bertahan lebih kurang tiga atau empat tahun saja, setelah itu tidak lagi dipasarkan,” ujarnya.

Saat masuk ke Indonesia pada kisaran 2000 harga 125Z memang paling mahal, yakni berkisar Rp 26 juta.

Baca juga: Sebelum Beli, Kenali 4 Penyakit Yamaha Scorpio

Padahal, motor dari pabrikan lainnya seperti Satria R waktu itu hanya belasan juta rupiah. “Ya paling mahal, mungkin itulah mengapa tidak terlalu diminati,” kata Henry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.