Sebelum Beli, Kenali 4 Penyakit Yamaha Scorpio

Kompas.com - 08/03/2020, 08:42 WIB
Mekanik tengah melakukan perbaikan Yamaha Scorpio di Bengke ASICS di Tohudan, Karanganyar, Jawa Tengah. Ari PurnomoMekanik tengah melakukan perbaikan Yamaha Scorpio di Bengke ASICS di Tohudan, Karanganyar, Jawa Tengah.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com- Pamor Yamaha Scorpio akhir-akhir ini kembali bersinar. Terbukti dengan banyaknya para pencinta kuda besi yang memburu motor dengan kubikasi 225 cc tersebut.

Tidak hanya mereka yang sudah paham dengan karakter motor berjuluk kalajengking itu. Tetapi, tak sedikit para pemula mulai tertarik untuk meminang Scorpio.

Dengan kondisi motor yang sudah berusia tua, tentunya ada sejumlah penyakit yang biasanya menjangkiti motor yang sering disebut Pio ini.

Berikut empat penyakit khas Scorpio

Shockbreaker belakang ambles

Suspensi monoshock Pro-Link di Honda X-ADVKOMPAS.com/Gilang Suspensi monoshock Pro-Link di Honda X-ADV

Sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa shock belakang Yamaha Scorpio ambles. Bahkan jika motor dibuat berboncengan sering terlihat begitu pendek seperti dibuat ceper.

Padahal, kondisi shock masih standar dan belum ada ubahan atau pun diceperkan.
Pemilik bengkel spesialis Scorpio ASICS di Tohudan, Karanganyar, Anang mengatakan, bahwa amblesnya shock belakang itu memang menjadi penyakit bawaan Scorpio.

Baca juga: Yamaha Scorpio Bekas Masih Dicari, Begini Cara Melakukan Perawatannya

“Biasanya untuk mengatasinya dudukan lubang pada conrodnya diubah atau ditinggikan. Atau kalau tidak dengan mengadopsi conrod milik Yamaha Vixion,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (7/3/2020).

Dengan adanya penggantian tersebut, Anang mengatakan, penyakit shock ambles pada Scorpio akan teratasi.

Knalpot nembak

knalpot yamaha ScorpioAri Purnomo knalpot yamaha Scorpio

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X