Ini Tujuan Polresta Solo Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Kompas.com - 07/03/2020, 14:32 WIB
Aiptu Jailani (tengah) saat memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik. KOMPAS.com / HamzahAiptu Jailani (tengah) saat memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik.
Penulis Ari Purnomo
|

Tes kejiwaan ini lanjut Busroni juga untuk mengetahui kondisi psikologi seorang pengendara saat berada di jalan raya.

Baca juga: Tilang Elektronik Kembali Diterapkan di Solo

Terutama bagaimana cara menghadapi suatu kejadian di jalan, seperti kecelakaan, mencelakai orang lain atau bertanggung jawab terhadap kerugian materil yang terjadi.

“Bagaimana seorang pengendara ini menghadapi sesuatu di jalan raya dan tidak egois, menjaga etika berkendara dan menghormati pengendara yang lainnya,” ucapnya.

Dengan adanya tes psikologi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengendara dalam berlalu lintas.

Termasuk juga dalam menjaga sikap saat berkendara dan tidak melakukan hal-hal yang bisa berbahaya bagi dirinya sendiri maupun pengendara lainnya.

“Nanti kan dari hasil tes itu akan diketahui oleh psikolog bagaimana kejiwaan pemohon SIM tersebut, apakah dia termasuk temperamen, emosional saat berkendara atau yang lainnya. Dan pantas atau tidak pemohon itu menjalankan kendaraan di jalan raya,” kata Busroni.

 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X