Tilang Elektronik Kembali Diterapkan di Solo

Kompas.com - 07/03/2020, 09:12 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

Setelah itu barulah dilakukan tindakan himbauan, teguran lisan dan tertulis sampai dengan tindakan tilang.

“Kalau yang melanggar kami berikan tilang,” katanya.

Tetapi, jika ternyata data yang terekam pada kamera pengawas berbeda dengan pengguna kendaraan seperti kendaraan sudah dijual tetapi belum dibalik nama, maka akan langsung dilakukan pemblokiran.

Sedangkan, bagi pemilik kendaraan yang melakukan pelanggaran dan mendapatkan tilang harus segera mengurus denda tilang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

Pasalnya, jika tidak segera dilakukan pembayaran maka akan dilakukan pemblokiran STNK.
Dan pemblokiran ini baru bisa dibuka kembali setelah pemilik kendaraan membayar sanksi atau dendanya.

Baca juga: [POPULER OTOMOTIF] Wacana Pembatasan dan Larangan Motor di Jalan Nasional | Lokasi ETLE untuk Motor Diperluas

“Untuk pengoperasian kamera pengawas masih dilakukan secara manual oleh petugas di CCTV Room di Satlantas,” kata Busroni.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.