Kompas.com - 04/03/2020, 17:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendaraan roda dua sejatinya tidak boleh membawa beban berlebih saat dikendarai, alasannya karena bisa membahayakan jiwa pengendara.

Tidak hanya itu saja, motor kesayangan juga bisa lebih cepat mengalami kerusakan.

Namun ironisnya, banyak masyarakat yang seakan tidak peduli akan risiko tersebut, pengendara motor masih banyak yang membawa muatan terlalu besar, terlalu tinggi atau bahkan terlalu berat.

Baca juga: Mana yang Motor Bekasnya Gampang Dijual, CBR250RR, R25 atau Ninja 250?

Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, mengatakan, selain akan dikenai sanksi hukum, ada beberapa bahaya yang mengintai pengemudi motor yang membawa penumpang lebih dari satu orang atau membawa beban yang berlebih.

“Pastinya pengendara akan sulit melakukan manuver saat berkendara di jalan raya, karena beratnya beban kendaraan yang menyebabkan kendaraan sulit dikontrol,” ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (03/03/2020).

Apalagi ketika pengendara membawa barang yang tingginya melebihi pengendara itu sendiri, otomatis blind spot akan semakin besar, kondisi tersebut tentu akan sangat berbahaya bagi pengendara maupun penumpang, kemungkinan terburuknya bisa mengakibatkan kecelakaan.

Kendaraan pemudik dengan sepeda motor melintas pada puncak arus balik di jalan nasional Medan-Aceh kawasan Lhokseumawe, Aceh, Minggu (9/6/2019). Puncak arus balik Lebaran 2019 Aceh terjadi pada H+5 menyusul volume kendaraan yang melintas didominasi pemudik.(ANTARA FOTO/RAHMAD)KOMPAS.com/Gilang Kendaraan pemudik dengan sepeda motor melintas pada puncak arus balik di jalan nasional Medan-Aceh kawasan Lhokseumawe, Aceh, Minggu (9/6/2019). Puncak arus balik Lebaran 2019 Aceh terjadi pada H+5 menyusul volume kendaraan yang melintas didominasi pemudik.(ANTARA FOTO/RAHMAD)

Baca juga: Skutik Bongsor Bekas, NMAX atau PCX yang Cepat Laku?

Agus melanjutkan, muatan berlebih juga akan membuat pengendara menjadi tidak nyaman.

“Jangan biarkan muatan berlebih menyiksa suspensi. Ketika motor mengenai lubang, suspensi akan menjadi sulit memantul akibat beban berlebih, sehingga kenyamaanan berkendara akan berkurang. Parahnya, suspensi bisa patah karena hal tersebut,” ujar Agus.

Tidak hanya itu saja, muatan berlebih juga bisa merusak mesin motor. Hal ini disebabkan perputaran mesin yang tinggi, tetapi tidak sebanding dengan kecepatan geraknya. Kondisi ini akan mengakibatkan kendaraan mengalami overheat yang berpotensi dapat merusak mesin.

Oleh sebab itu Agus berpesan, setiap pengendara bermotor wajib mematuhi tata cara pemuatan, maupun daya angkut yang telah ditentukan agar dapat terhindar dari risiko kecelakaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.