Tepis Kerugian Akibat Banjir dengan Menjaga Karet Pintu Mobil

Kompas.com - 28/02/2020, 10:22 WIB
Karet pintu mobil, membantu menambah kekedapan kabin. KompasOtomotif-Donny AprilianandaKaret pintu mobil, membantu menambah kekedapan kabin.

JAKARTA, KOMPAS.com – Hujan deras diprediksi masih mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sampai pertengahan April mendatang, sehingga pemilik mobil harus berhati-hati dengan potensi banjir.

Salah satunya dengan memastikan bagian karet- karet pintu mobil masih dalam kondisi yang baik.

Cara ini dilakukan agar genangan air tidak langsung memasuki interior mobil saat terpaksa menerjang banjir. Seperti diketahui, ongkos perbaikan interior mobil yang terkena banjir bisa mencapai jutaan rupiah.

Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian, mengatakan, karet-karet pintu mobil memang tidak dirancang kedap air. Namun komponen tersebut sanggup menahan interior mobil dari masuknya air saat menerjang banjir.

Baca juga: Adab Ketika Ingin Menyalip Truk atau Bus

Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari.AGUS SUSANTO/KOMPAS Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). Luapan kali mulai menggenangi permukiman dan memutus jalan sejak Senin dini hari.

“Salah satu bagian yang menjadi pintu masuk air ke dalam interior adalah karet-karet yang sudah rusak. Jika karet sudah getas, bukan cuma banjir, tapi saat mencuci mobil pun air bisa masuk,” ucapnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Untuk itu, pemilik mobil harus lebih memperhatikan kondisi karet-karet terutama di bagian pintu mobil. Misalnya dengan selalu menjaga kebersihannya, agar karet tetap elastis dan tidak getas.

Menurut Deni, usia komponen tersebut bergantung dari perawatan yang dilakukan pemilik mobil. Tapi biasanya karet-karet di pintu mobil mulai mengeras atau getas saat usia kendaraan memasuki usia 4 sampai 5 tahun.

Baca juga: Biaya Ubah Status Warna Kendaraan di STNK dan BPKB

Ilustrasi karet pintu mobil yang sudah getasDok. Otomotif Group Ilustrasi karet pintu mobil yang sudah getas

Gejalanya, saat pintu mobil ditutup terdapat rongga seperti lubang udara kecil pada permukaan karet. Selain itu bagian lekukan di pintu juga tidak bisa rapat dengan maksimal.

“Kalau sudah seperti itu lebih baik diganti saja. Karet untuk satu pintu buat Avanza misalnya, harganya sekitar Rp 200 ribuan sampai Rp 300 ribuan di bengkel resmi,” ucap Deni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X