Mitos Atau Fakta, Mobil Diesel Harus Setia Pada Satu Jenis Solar

Kompas.com - 23/02/2020, 12:01 WIB
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa mulai 1 September 2018 tak ada lagi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar murni atau B-0 yang dijual di SPBU. Foto diambil Jumat (31/8/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOMenteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa mulai 1 September 2018 tak ada lagi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar murni atau B-0 yang dijual di SPBU. Foto diambil Jumat (31/8/2018).
Penulis Ari Purnomo
|

Semakin bagus jenis bahan bakar yang digunakan maka pembakaran yang terjadi juga lebih sempurna.

“Jadi hubungannya dengan power mesin, misalkan mobil menggunakan Pertadex maka performa dan akselerasi mesin juga akan lebih bagus,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk sisa pembakaran seperti kerak-kerak yang ditimbulkan dari jenis bahan bakar tersebut juga akan lebih kecil atau minimal.

Penggunaan bahan bakar dengan kualitas lebih bagus juga akan berpengaruh pada usia komponen mesin.

“Tapi secara keseluruhan, dengan pemakaian bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik akan menyebabkan usia pakai komponen lebih lama, terutama yang namanya injektor,” kata Haryanto.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X