Mitos atau Fakta Ban Vulkanisir Berbahaya?

Kompas.com - 22/02/2020, 09:02 WIB
Petugas Dinas Perhubungan Kota Solo memeriksa kondisi ban bus PO Mulyo Indah di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniPetugas Dinas Perhubungan Kota Solo memeriksa kondisi ban bus PO Mulyo Indah di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018).
Penulis Ari Purnomo
|

"Selain casing-nya memang mumpuni, sebelum dilakukan vulkanisir ada pemeriksaan casing juga," ucapnya.

Mengingat saat vulkanisir ban, yang masih digunakan adalah bagian casing bannya saja. Sedangkan untuk telapak ban dilakukan penggantian total dengan yang baru.

Dengan begitu, ban yang sebelumnya sudah halus bisa kembali seperti baru lagi.

"Vulkanisir ini kan ganti total telapak ban yang ada dengan yang baru, tapi casing ban, yaitu bagian dinding ban dan bagian yang menempel, tidak perlu diganti," ujarnya.

Zulpata juga menyarankan, jika ingin melakukan vulkanisir haruslah ke pabrikan yang sudah berpengalaman. Di Indonesia, ada beberapa pabrikan vulkanisir ban yang cukup bagus.

"Ada beberapa pabrikan vulkanisir yang bagus kualitasnya di Indonesia," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.