Kompas.com - 21/02/2020, 11:02 WIB

Marcell juga mengingatkan pengemudi untuk tidak berkendara secara agresif saat kondisi hujan. Lagi-lagi kondisi ini dapat membuat traksi ban berkurang, misalnya dengan menyalip kendaraan lain dengan cepat, atau melibas genangan air dengan kecepatan tinggi.

“Lakukan manuver-manuver yang halus tanpa harus mengubah sudut kemudi terlalu banyak,” ucapnya.

Baca juga: Harga Kawasaki Ninja 150RR Makin Mahal, Tembus Rp 60 Jutaan

Terakhir, jangan menyalakan lampu hazard saat hujan deras. Kondisi ini malah membuat pengendara lain bingung, dan berisiko menimbulkan kecelakaan di jalan.

“Kalau hujan dan agak mendung, bisa nyalakan lampu kecil. Tapi kalau sudah cukup deras, lebih baik nyalakan lampu utama ketimbang hazard,” ujar Marcell.

Menyalakan hazard selain membuat orang lain bingung, juga menyulitkan Anda saat ingin berpindah jalur.

Sebab Anda harus mematikan hazard dulu, sebelum mengaktifkan sein. Belum lagi lampu hazard yang menyala bisa membuat Anda dianggap sedang mengalami kondisi darurat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.