Cara Merawat Jok Mobil Berbahan Kulit dan Sintetis

Kompas.com - 19/02/2020, 10:22 WIB
Ilustrasi jok sintetis Stanly/OtomaniaIlustrasi jok sintetis

JAKARTA, KOMPAS.com – Mobil yang biasa digunakan sehari-hari, biasanya akan membuat tampilan luarnya kotor. Ketika menggunakan mobil, jangan hanya merawat bagian luarnya saja, tapi juga wajib menjaga kebersihan interior, salah satunya jok.

Menjaga kondisi jok dengan balutan kulit dan sitetis (semi kulit), secara garis besar bisa dibagi menjadi dua, yaitu perawatan dan pembersihan.

Perawatan bersifat rutin, 2 - 4 hari sekali, sedangkan pembersihan dilakukan sebulan sekali. Perawatan bisa menggunakan sabun bayi dan pembersihan menggunakan cairan pembersih pada umumnya.

Edy, pemilik bengkel spesialis interior, Vertue Concept di Sunter, mengatakan, perawatan interior dengan bahan kulit bisa menggunakan sabun bayi, sedangkan pembersihan sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering.

Baca juga: Selain Harga Resmi, Ini Biaya Tambahan Bikin dan Perpanjang SIM

Jok berdesain Pinto Acehist Jok berdesain Pinto Aceh

“Menggunakan sabun bayi, karena bahan kulit sensitif, penggunaan sabun bayi memiliki kadar pH yang netral,” kata Edy kepada Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Cara perwatannya yaitu, sabun bayi yang batangan, diiris lalu diblender dan ditambah air. Lalu disemprotkan ke kulit yang kotor sambil dilap. Sedangkan untuk pembersihan jangan dilakukan terlalu sering karena bisa membuat kulit menjadi mengkilap.

“Sabun bayi membuat bahan kulit lebih halus dan kuat, tapi hanya untuk perawatan. Untuk pembersihan dengan cairan khusus pembersih,” ucap Edy.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X