Asia Le Mans Series di Sepang Penuh Tantangan

Kompas.com - 18/02/2020, 18:12 WIB
Mobil balap Ferrari 488 GT3 tim T2 Motorsports jelang race 1 ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019 ronde VI di Sirkuit Shanghai, China, Jumat (27/9/2019). Kompas.com/Alsadad RudiMobil balap Ferrari 488 GT3 tim T2 Motorsports jelang race 1 ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019 ronde VI di Sirkuit Shanghai, China, Jumat (27/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petir dan hujan lebat turun sesaat sebelum race dimulai, ajang balap Asian Le Mans Series putaran ke-3, di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada akhir pekan lalu. Alhasil, balapan sempat ditunda selama beberapa waktu.

Pada awalnya, race control menginformasikan bahwa race akan ditunda selama 15 menit, namun akhirnya race dibuka dengan iring-iringan safety car tepat pukul 18:39 waktu setempat.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan penyelenggara untuk menunda balap kali ini, karena jika dipaksakan pun jarak pandang driver akan sangat terbatas dan semua itu berkaitan erat dengan safety.” Ujar Irmawan Poedjoadi selaku Team Principal T2 Motorsports dalam siaran resmi, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Ini Biaya Resmi Bikin Baru dan Perpanjangan SIM

Balap ketahanan dengan durasi 4 jam ini juga diikuti oleh dua anak bangsa, yaitu Rio Haryanto dan David Tjipto yang berada dibawah naungan T2 Motorsports.

Mobil balap Ferrari 488 GT3 tim T2 Motorsports jelang race 1 ajang Blancpain GT World  Challenge Asia 2019 ronde VI di Sirkuit Shanghai, China, Jumat (27/9/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Mobil balap Ferrari 488 GT3 tim T2 Motorsports jelang race 1 ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019 ronde VI di Sirkuit Shanghai, China, Jumat (27/9/2019).

Adapun formasi untuk race di Sepang kali ini, T2 mempercayakan David Tjipto untuk mengisi 1 jam 30 menit pertama, 1 jam berikutnya diisi oleh Christian Colombo dan 1 jam 30 menit penutup oleh Rio Haryanto.

Memulai balap dengan posisi 5 di kelasnya, David Tjipto mewariskan posisi 4 kepada Christian Colombo. David pun mengaku menikmati balap pada malam hari “meskipun hujan lebat dan balap sempat tertunda.

"Saya tetap menikmati balap pada malam hari ini. Balap pagi/siang hari dan malam hari sebenarnya sama-sama menantang, namun karena balap di malam hari tidak sering diselenggarakan, kami semua sangat excited," kata dia.

Sempat turun ke posisi-5, Rio Haryanto mampu mengembalikan keadaan dan T2 pulang ke Tanah Air dengan peringkat-4.

“kami berterima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia kepada kami. Akhir minggu depan kami akan kembali balap di Buriram, Thailand. Kami mohon doa dan dukungannya” kata Rio.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X