Tunggakan Pajak Kendaraan di Jateng Tembus Rp 450 Miliar

Kompas.com - 14/02/2020, 08:21 WIB
Seluruh kelengkapan dokumen serta dua bukti pembayaran pajak yang terlambat dibayar, dan juga sumbangan Jasa Raharja. Ghulam/OtomaniaSeluruh kelengkapan dokumen serta dua bukti pembayaran pajak yang terlambat dibayar, dan juga sumbangan Jasa Raharja.
Penulis Ari Purnomo
|

Dengan adanya pembebasan denda pajak dan BBNKB ini diharapkan dapat mendorong para pemilik kendaraan yang menunggak pajak untuk segera melakukan pembayaran.

Baca juga: Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik Tak Berlaku untuk Hybrid dan PHEV

Tavip mengatakan, pembayaran pajak kendaraan ini tidak hanya bisa dilakukan di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

 
“Kami juga memperbanyak kanal pembayaran pajak kendaraan, seperti pembayaran di Alfamart, Tokopedia, dan lainnya. Melalui berbagai kemudahan tersebut, diharapkan para wajib pajak termotivasi membayar pajak dan melakukan balik nama kendaraannya,” ujarnya.

Pada kesempatan lain Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo melalui akun Instagram pribadinya juga mendorong warga Jateng untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Lima bulan ke depan ada kesempatan untuk kalian yang nunggak pajak kendaraan dengan pembebasan denda pajak. Kalau kendaraanmu masih nama orang lain, segera balik nama karena bea balik nama juga dibebaskan,” tulis Ganjar melalui Instagramnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.