Alasan Ojol Gemar Lawan Arus dan Masuk Jalur Transjakarta: Disuruh Penumpang

Kompas.com - 10/02/2020, 14:44 WIB
Pemotor gotong royong angkat motor dari jalur TransJakarta Foto: Tangkap layar Instagram Jakarta InfoPemotor gotong royong angkat motor dari jalur TransJakarta

Pelanggaran dengan melawan arus lalu lintas diakui oleh salah satu pengemudi yang Kompas.com temui karena bisa memotong waktu, tetapi tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Lawan arus biasanya dilakukan di lokasi perkampungan dan tidak di jalan utama.

“Kalau lawan arus harus tahu lokasinya juga, tidak bisa dilakukan di jalan-jalan utama di pusat kota. Paling dilakukan ketika masuk ke wilayah perkampungan yang jalannya tidak ramai agar bisa mempersingkat waktu perjalanan,” ucap Agung.

Baca juga: Mobil Bekas Banjir, Penurunan Harga Mobil Mewah Paling Besar

Begitu juga ketika melewati jalur transjakarta, alasan dari pengemudi ojol yaitu mempersingkat waktu, tetapi akan dilakukan jika pengemudi lain ada yang masuk ke jalur tersebut. Kecuali di tempat yang sudah berlaku tilang elektronik, pengemudi ojol tidak mau untuk masuk ke jalur transjakarta.

“Kalau masuk jalur transjakarta ketika macet dan banyak pengendara lain yang ikut masuk. Cari teman agar tidak sendiri, tapi kalau di daerah yang sudah tilang elektronik, tidak berani masuk, jangan sampai terkena tilang,” ucap Agung.

Menurut Agus Sani, Instruktur Safety Riding Wahana Makmur Sejati (WMS), pelanggaran melawan arus atau melewati jalur transjakarta harus dilakukan tindakan penilangan oleh polisi di daerah yang rawan terjadinya pelanggaran.

“Masyarakat kalau hanya diberi imbauan saja kurang didengar dan diulangi lagi. Kalau sudah terjadi kemacetan, pasti pengendara motor ada saja yang melalui trotoar dan melawan arus,” ucap Agus Sani saat dihubungi Kompas.com, Jumat (7/2/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X