Pengguna Sepeda Motor Jangan Sembarangan Terjang Banjir

Kompas.com - 08/02/2020, 11:32 WIB
Daerah Sumompo, Kota Manado kembali terendam banjir akibat hujan yang tidak berhenti sejak Sabtu (28/12/2013) subuh. Kompas.com/Ronny Adolof BuolDaerah Sumompo, Kota Manado kembali terendam banjir akibat hujan yang tidak berhenti sejak Sabtu (28/12/2013) subuh.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Banjir kembali terjadi di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Sabtu (8/2/2020) pagi. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak berani melanjutkan perjalanan memilih berhenti dan berteduh.

Tetapi, tidak sedikit pengendara motor yang nekat melaju di kawasan yang tengah banjir. Pemotor tersebut tidak menghiraukan sejumlah risiko yang mungkin saja bisa terjadi pada motor yang dikendarainya.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor ( AHM) Endro Sutarno mengatakan, motor memang bisa saja tetap melintas di kawasan yang tengah dilanda banjir.

Akan tetapi tetap ada beberapa yang perlu diperhatikan oleh pengendara agar tidak macet atau bahkan mengalami kerusakan.

“Selama ketinggian air masih di bawah ujung knalpot sepeda motor masih aman saat melintas di lokasi yang banjir,” katanya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Indikasi Sepeda Motor Bakal Rusak Saat Terjang Banjir

Endro menambahkan, tentunya pengendara juga harus memperhitungkan apakah jalan yang akan dilintasinya tersebut bisa dilintasinya.

Motor terabas banjirFoto: Motorplus-online Motor terabas banjir

Jangan sampai saat melintasi jalan yang tergenang banjir tiba-tiba motor terhenti karena ketinggian air di luar perkiraan.

“Tinggi banjir yang aman untuk motor bisa dilihat dari bisa tidaknya banjir itu dilewati oleh motor,” ujarnya.

Endro menyarankan, jika memang ketinggian air banjir melebihi dari ujung knalpot sepeda motor lebih baik pengendara tidak nekat melintasinya.

Baca juga: Perlu Dilakukan saat Motor Mogok Terabas Banjir

Pasalnya jika nekat melintasinya maka akibatnya bisa parah dan tidak menutup kemungkinan sepeda motor bisa rusak.

“Jika air melebihi batas tadi, lebih baik motor jangan langsung dinyalakan. Dikhawatirkan ada air yang masuk ke bagian kelistrikan dan mesin,” ucapnya.

Motor terabas banjirFoto: Kaskus Motor terabas banjir

Jika ini dilakukan, lanjutnya, justru bisa merusak mesin dan jika diperbaiki bisa mengeluarkan biaya yang mahal.

Maka dari itu Endro pun menyarankan agar sebelum menyalakan mesin lakukan pemeriksaan komponen terlebih dahulu.

“Kalau punya kemampuan, bisa periksa komponen kelistrikan, saringan udara, busi, knalpot, baterai, sampai karburator jika motornya belum injeksi. Namun jika tidak, segera bawa ke bengkel resmi terdekat,” kata Endro.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X