Mobil Berhenti di Lampu Merah Sebaiknya Aktifkan Rem Tangan

Kompas.com - 08/02/2020, 10:02 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Saat berhenti di lampu merah setiap pengemudi kendaraan roda empat atau mobil mempunyai kebiasaan berbeda dalam melakukan pengereman. Ada yang memilih menggunakan rem kaki dan juga parking brake atau rem tangan.

Pemilihan tersebut tentunya didasari dengan berbagai alasan. Mulai kebiasaan dalam berkendara hingga dari sisi keamanan saat berhenti di lampu merah.

Menurut Director Training The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan, saat berhenti di lampu merah sebaiknya menggunakan parking brake.

“Saat berhenti di lampu merah sebaiknya menggunakan parking brake karena jauh lebih aman,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Electronic Parking Brake

Marcell menambahkan, jika menggunakan rem kaki pengemudi bisa terdistraksi sehingga tanpa sadar melepaskan kaki dari pedal rem.

Lampu lalu lintas padam di depan Mal Pejaten Village, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019).SANDRO GATRA/KOMPAS.com Lampu lalu lintas padam di depan Mal Pejaten Village, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019).

Hal ini justru bisa berbahaya karena kendaraan bisa bergerak tanpa disadari pengemudi.

“Saat berhenti di lampu merah ada kemungkinan kita terdistraksi dan tanpa sadar melepas pedal rem,” katanya.

Terdistraksi merupakan reaksibtidak menaruh perhatian atau tidak fokus. Maka dari itu seseorang  yang saat berkendara akan sangat berbahaya, karena bukan tidak mungkin akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Marcell juga mengatakan, terdistraksi ini bisa disebabkan karena pengemudi juga melakukan kegiatan lain. Seperti bermain gawai, atau melakukan kegiatan lain yang bisa mengurangi konsentrasi.

Baca juga: Manfaatkan Area Ladies Parking, Ini Keuntungannya buat Perempuan

“Banyak kejadian pengemudi terdistraksi karena main handphone saat lamer (lampu merah), sehingga tidak sadar kalau sudah hijau,” ucapnya.

Lampu merah perempatan Jalan Raden Inten II, Duren Sawit, Jakarta Timur, padam, lalu lintas semrawut, Kamis (28/11/2019).KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI Lampu merah perempatan Jalan Raden Inten II, Duren Sawit, Jakarta Timur, padam, lalu lintas semrawut, Kamis (28/11/2019).

Meski begitu, Marcell juga menyampaikan, selama berada di lampu merah sebaiknya pengemudi tetap konsentrasi.

Meskipun mobil sudah menggunakan parking brake bukan berarti pengemudi bisa bebas melakukan aktivitas lainnya.

“Pengemudi juga harus waspada terhadap kondisi di sekitar, jangan melakukan kegiatan lain selama lampu merah. Sehingga, jika lampu sudah hijau bisa langsung berjalan,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.