Kenapa Motor dan Mobil Injeksi Wajib Pakai Busi Khusus?

Kompas.com - 04/02/2020, 09:02 WIB
Pemeriksaan busi kendaraan secara berkala Otomania/Setyo AdiPemeriksaan busi kendaraan secara berkala
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil dan sepeda motor baru saat ini sudah tak lagi menggunakan karburator. Pembakarannya sudah mengusung sistem injeksi yang dikawal operasionalnya oleh electronic control unit atau beken disebut ECU.

Imbas dari kemajuan teknologi tersebut, juga merubah beberapa sistem komponen pada kendaraan. Salah satunya adalah busi yang berguna sebagai pemercik api pada ruang bakar.

Penting untuk diketahui, busi kendaraan injeksi dan konvensional sangat berbeda. Pasalnya, mobil dan motor injeksi yang sudah menggunakan ECU wajib mengadopsi jenis busi yang memiliki kode R, yakni resistor.

Baca juga: Sembarang Isi BBM Bikin Umur Busi Lebih Singkat

"Fungsi resistor pada busi adalah untuk menghalau noise atau radiasi dari gelombang listrik atau elektro yang berasal dari ECU mobil. Dengan demikian, pengapian dari injeksi bisa tetap optimal tanpa ada gangguan," ujar Technical Support PT NGK Busi Indonesia Diko Oktaviano, saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/2/2020).

Busi kendaran injeksi dengan resistorhttps://www.hicloneqld.com/pulstar-plugs/ Busi kendaran injeksi dengan resistor

Diko menjelaskan ECU pada kendaraan modern terhubung dengan banyak sistem elektronik pada kendaraan. Karena itu, saat sedang bekerja pada sistem pembakaran, otomatis bisa berpotensi membawa arus listrik lainnya juga.

Namun dengan adanya resistor pada busi, maka radiasi yang terjadi bisa diredam. Dengan demikian, saat busi memercikan api bisa lebih optimal tanpa ada gangguan dari lonjakan gelombang elektromagnet.

Baca juga: Jangan Panik, Ketika Berkendara Melewati Perlintasan Kereta Api

"Jadi itu alasannya kenapa ada resistor pada kendaraan injeksi dan ECU. Akan sangat fatal akibatnya bila mobil atau motor yang sudah menggunakan injeksi tak memakai busi resistor, karena bisa mempengaruhi sistem elektrik pada kendaraan," kata Diko.

Resistor pada busi berfungsi untuk meredam gelombang elektromagnetik yang bisa merusak on board unit kendaraan.NGK Resistor pada busi berfungsi untuk meredam gelombang elektromagnetik yang bisa merusak on board unit kendaraan.

Tapi saat disangkut pautkan apakah resistor bisa menangkal medan magnet yang kerap membuat mesin kendaraan mati saat melintasi perlintasan kereta api, Diko hanya menjawab belum ada penelitian sampai ke arah sana.

"Sejauh ini kami belum melihat apa hubunganya, jadi belum bisa memberikan pernyataan apapun terkait hal itu," ucap Diko

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X